Dari Anonim

Hai rembulan yang bersinar terang, bersikaplah lembut
jangan menjadi seperti angin yang menderu-deru
Sinarilah wajahku dengan temaram cahayamu,
dan izinkanlah aku menyesap manis madumu
Setidaknya sampai desah napas terakhirku...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Ryan_Ariyanto
Ryan_Ariyanto at Dari Anonim (6 years 3 weeks ago)
50

desah nafas... merinding rasanya :D

Writer Raf
Raf at Dari Anonim (6 years 12 weeks ago)
80

Manis (^_^)
Sedikit ganjal di pengulangan kata 'sinar', namun sebagai ungkapan cinta, diksi yang dipilih cukup segar dan tidak klise. Bisalah bikin dia klepek-klepek (diblender)

Writer finnz
finnz at Dari Anonim (6 years 15 weeks ago)
70

Selain baris terakhirnya, saya suka puisi ini

Writer mr.R
mr.R at Dari Anonim (6 years 15 weeks ago)
80

sederhana tapi bermakna

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Dari Anonim (6 years 15 weeks ago)
90

Rembulan: "Aku telah berpendar dalam gulita malam dengan secercah cahaya nan lembut bagi sekeping hati nan menanti ...."

Writer AV Hrisikesa
AV Hrisikesa at Dari Anonim (6 years 15 weeks ago)

Bila memang kau telah lama menanti, maka pungguk manakah yang kau ingini?