Abyss Land - 1

Buku coklat itu bergetar kuat lalu terbanting membuka, memancarkan sinar kuning pekat yang memenuhi seluruh ruangan. Aku menutup mata tanpa hasil, bola mataku rasanya seperti dibor oleh cahaya panas. Lalu tubuhku terasa ditarik oleh sepasang tangan raksasa yang tak terlihat, mencengkeram kuat seperti ingin menghancurkan tulang-tulangku yang rapuh. Jeritanku tak tertahan lagi, melengking pasrah pada apa yang akan terjadi.

Kepalaku pusing. Kesadaranku berangsur-angsur lenyap hingga kegelapan mengambil alih. Aku sempat merasakan tubuhku terhempas ke permukaan kasar berbatu sebelum semuanya menjadi gelap dan hening.

Kupikir aku pingsan entah berapa lama. Yang pertama kali terasa adalah nyeri di sekujur tubuh, terutama di bagian dada dan kening. Lenganku tak dapat bergerak. Mataku pun gagal bahkan hanya untuk mengerjap sekalipun. Aku bisa mendengar gemerisik angin dan merasakan belaiannya di sela-sela rambut. Aku bisa mencium wangi rumput dan tanah yang lembap seperti habis diguyur hujan. Namun seluruh ototku seperti kehilangan kemampuannya.

Tolong!

Suaraku tak muncul.

Panik mulai mendera. Ini seperti sedang mengalami mimpi sadar, namun jauh lebih buruk karena aku jelas dapat merasakan denyut sakit dan nyeri di tubuhku.

Aku mulai meronta, menendang, menjerit, menggeliat; apapun itu agar dapat lepas. Otakku tak dapat lagi berpikir jernih, digantikan oleh panik dan takut.

"Hey!"

Mataku seketika membuka. Suara melengking perempuan itu datang dari belakang.

Aku harus mengedip berkali-kali sebelum terbiasa dengan sinar matahari yang terang benderang. Yang dapat terlihat hanya permukaan tanah berbatu tempat pipiku terjerembab. Tubuhku menelungkup tanpa daya.

"Masih hidupkah?"

Tolong!

Suaraku masih enggan muncul, namun rintihan pelan berhasil meluncur keluar.

Aku mendengar langkah-langkah ringan yang semakin mendekat, lalu tubuhku tertarik ke belakang. Mataku menangkap sosok perempuan yang cantik berkulit pucat sekaligus tak biasa.

Hanya saja yang membuatku menyesal telah bersuara adalah saat kulihat kilat pisau tajam yang terhunus menghadapku.

Entah mungkin karena melihat bola mataku yang seketika terbelalak, atau wajahku yang pucat dalam sedetik, gadis itu sekonyong-konyong tertawa seraya meletakkan pisau yang mengerikan itu.

"Jangan khawatir," ujarnya, "ini hanya untuk jaga-jaga."

Ia meletakkan telapak tangannya yang terasa seperti es menutupi mataku, lalu alunan mantra yang terdengar seperti nyanyian merdu bersenandung. Mataku dirundung cahaya putih yang menjalarkan hangat ke seluruh tubuh. Nyeri-nyeri itu hilang, tulang-tulangku seperti tersambung kembali, otot-ototku seperti tengah dipijat oleh sekumpulan malaikat.

Tubuhku bangkit terduduk tanpa perlu susah payah. Kupikir akan ada banyak bekas-bekas luka atau memar di bagian-bagian yang tadi begitu nyeri, namun nihil. Lengan dan kakiku mulus seperti bayi. Kaos dan celanaku terlihat sedikit robek dan bernoda merah gelap di beberapa bagian namun kulitku tidak tampak ikut tergores.

"Selesai. Sembuh seperti baru." Gadis itu mengambil pisaunya lalu berdiri.

"Terima kasih!" ucapku serak.

"Ayo, ikut aku, sebelum para monster berdatangan," jawabnya sambil lalu.

Monster!?

"T-tunggu! Apa? Di mana ini!?"

"Oh ya, jangan lupa bukumu," ujarnya lagi, "Atau kau tidak akan bisa kembali ke duniamu selamanya."

Ia menengokku sekilas lalu menyeringai memamerkan dua buah taring mungil.

"Selamat datang di duniaku, Abyss Land!"

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Alicehaibara
Alicehaibara at Abyss Land - 1 (5 years 51 weeks ago)
70

Sebagai pemanasaan cukup menarik :33 meskipun saya penasaran mengapa dan bagaimana awal mula dia masuk buku /?/

Writer arsa.najandra
arsa.najandra at Abyss Land - 1 (5 years 51 weeks ago)
80

teleportasinya keren, pake buku. :D
saya ngebayangin bukunya tuh buku tebal, isinya tulisan2 huruf kuno. asik.

Writer hidden pen
hidden pen at Abyss Land - 1 (5 years 51 weeks ago)
60

kalo iseng dan pemanasan, ane titip jejak aja dech hehe

Writer benmi
benmi at Abyss Land - 1 (5 years 52 weeks ago)
70

Saya penggemar cerita fantasi... tp br kl ini baca disuguhin awal2nya uda byk misterinya n penasaran... knp n bgmn bisa tersesat ke dunia abyss n sbgnya... buku apaan lagi itu... kesal lalu kasi nilai -3... wkkwkwkwk... anw.. ceritanya mengalir... n saya tggu lanjutannya.. smoga cpt ada lanjutannya... tp kl cerita ini buat nanowrimo mah bakalan cpt kayaknya.. kan ada targetnya sebulan itu brpaan... wkkwkwkw

Writer Zhang he
Zhang he at Abyss Land - 1 (5 years 51 weeks ago)

Bukan buat nanowrimo sih, ini cuma iseng aja tanpa rencana buatnya. Untuk latihan pemanasan ^_^

Writer rharkim
rharkim at Abyss Land - 1 (5 years 52 weeks ago)
60

Hmm... Masih sedikit bingung tentang bagaimana dia dapat bukunya dan beberapa bagiannya.

Writer ichii06
ichii06 at Abyss Land - 1 (5 years 52 weeks ago)
80

Sebagai amatir, saya menikmati kisah ini.
Fantasinya dapet. Hihihi.
Salaaam. #kabur XD