Hati yang lupa

wahai hati yang dipenuhi kerak
kotor dan gelap
yang merasa nikmat
yang merasa selalu kurang
yang merasa tak pernah puas
wahai hati berselimut nafsu
sampai kapan tersungkur
menjadi budak kufur
lupakah jalanmu pada yang benar?
tak rindukah jalan cahaya?
cahaya dalam hati
karena pancaran al-quran dalam dada??
wahai hati sadarlah...
sadarlah!

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer samalona
samalona at Hati yang lupa (5 years 41 weeks ago)
100

Terkadang yang sederhana, langsung ke pokok permasalahan, itu bisa menohok, ya. Seperti yang satu ini.
Salut.
Salam

Writer aprillia28
aprillia28 at Hati yang lupa (5 years 43 weeks ago)

sampai pada baris ke 8 saya menikmati puisinya terutama mengenai kata-kata yang dipilih, namun setelahnya enath mengapa ada ketidakpuasan saya dalam membaca puisi tersebut, mungkin karena Bahasa yang digunakan telah berubah menjadi lebih lugas tak ada perandaian yang dalam.
Tapi puisinya bagus karena memberi motivasi untuk selalu berada di jalan yang benar, hehee
SEMANGAT !!

Writer toebugz
toebugz at Hati yang lupa (5 years 43 weeks ago)
100

Tobat kang tobat. Hahahahaaa

Writer Shinichi
Shinichi at Hati yang lupa (5 years 43 weeks ago)
60

lumayan menikmati.
kip nulis :)

Writer byoungcarerock
byoungcarerock at Hati yang lupa (5 years 43 weeks ago)

hehehee sinichii...

@jarangmuncul

Writer Shinichi
Shinichi at Hati yang lupa (5 years 43 weeks ago)

ahak hak hak :p