Durjana [expired]

Read previous post:  
14
points
(0 words) posted by daniswanda 4 years 46 weeks ago
46.6667
Tags: Cerita | Cerita Pendek | cinta
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer The Smoker
The Smoker at Durjana [expired] (4 years 39 weeks ago)
90

Menurut gw ini bulet sii, pembuka-sken ayah anak itu lalu ditutup dengan mereka lagi.... Walau kesan latar TKP jembatan yang sepi itu, apa ya istilahnya, klise(?) tapi itu mungkin saja terjadi. Dalam bayangan gw itu jembatan yg di bawahnya jalur tol dalam kota #slap. Tapi pembangunan suasananya lumayan mantap, tragedinya juga udah dapet kesan kelamnya.
Terlepas dari kata om Nine yg ganteng tentang endingnya yg klise, gw kira itu hanya dramatisasi penulisnya, berlebihan atau nggak, itu nggak terlalu ngaruh ke gw.
Cheerrrsss, brad.

Writer Nine
Nine at Durjana [expired] (4 years 39 weeks ago)
100

"Di belakang mereka, arwah penasaran Nina melayang dalam diam mengikuti mereka pulang." <--- Nggg, entah kenapa, tapi ending ini terlalu klise pada saya.
.
Sebenarnya ini sudah sering dikasih tahu ke saya juga kalau menulis bagian pembuka cerita. Tapi entah kenapa, kita emang suka tergoda untuk memulai cerpen dengan latar--yang seringkali tak perlu ada. Jika memang ini adalah cerita tentang Nina, kenapa harus dimulai dengan Bram dan Putrinya? Apakah itu untuk "informasi awal" buat pembaca? Baiknya sebuah cerpen itu dimulai langsung pada konfliknya. Ketimbang memulai dengan:
.
"Bram melangkah gamang diantara ilalang dan gulma yang tumbuh serabutan di kiri-kanan jalan. "
.
Karena kalimat di atas terlalu biasa, risiko pembaca udah lari duluan di paragraf pertama (saya nggak lari kok).
.
Bagi saya, tokoh Bram dan anaknya itu nggak ada pengaruh sama sekali untuk keutuhan cerita (soalnya saya hanya terkesima saat membaca bagian Nina yang diperkosa, hanya itu yang seru saat saya baca (bukan karena adegan perkosanya ya, tapi karena deskripsimu saat menggambarkan kejadiannya lewat kata, memang seru). Justru bagi saya, kehadiran Durjana itu lebih penting, maksudnya ia lebih berhak untuk diberikan latar ketimbang si Bram dan Anaknya--walau memang hal ini tak perlu sebenarnya, ini sekedar pendapat dari saya.
.
Saya tidak tahu apa memang ada maksud tertentu tokoh Bram dan Anaknya perlu ada, dan ambil bagian dalam cerita. Apa untuk menambah rasa simpatik pembaca pada Nina? bagi saya hal ini tidak berhasil. Bram dan anaknya nggak berkesan di saya saat selesai membaca.
.
Itu keluhan saya menyoal Paragraf pembuka dan penutupnya.
.
.
Lalu yang saya perhatikan adalah konflik. seyogyanya, cerita ini sudah klop tanpa bagian Bram dan anaknya itu dimasukkan. Caramu menggambarkan dan memainkan pacing cerita di bagian Nina, pada saya itu terasa mulus. Mendebarkan. Salut sama penulisnya lah. Deskripsi-deskripsimu itu sanggup untuk memancing perasaan jijik pada si Durjana, dan perasaan kasihan saya pada Nina, saat membaca saya ikutan ngilu. Terus kamu tambah dengan kematian Nina yang tragis. Bagian ini yang bikin saya betah saat membaca. Dan lagi, karakter Durjana si tukang perkosa ini, penggambarannya minim, tapi sifat-sifatnya psikonya udah kecium pada saya lewat tingkah lakunya. Harusnya, kata "residivis" yang sempat saya temukan pada bagian Nina, nggak perlu ada. Maksudnya, dengan mengatakan "residivis" pada pada pembaca, kamu membuat penggambaran tokoh Durjana ini menjadi terlalu "telling". Padahal cukup dengan yang kamu tulis pada bagian-bagian setelah kata "residivis" ini, saya sudah cukup tau bahwa pria ini adalah seorang kriminal.
.
Untuk keseluruhan cerita Nina, saya suka. Bram dan anaknya, biasa aja.
.
Sepertinya itu saja dari saya, mohon maaf kalau ada kata yang kurang berkenan, dan salah paham dari saya. Mudah-mudahan berkenan di dirimu.
.
Salam Olahraga ^^

Writer daniswanda
daniswanda at Durjana [expired] (4 years 39 weeks ago)

wow lengkap sekali feedbacknya. Betul sekali yg dijabarkan di atas, peran bram dan putrinya emang kurang penting di cerpen ini, entah kenapa saya masukin disini...saya juga bingung. hahah. Tadinya ini adalah bagian dari cerita bersambung yg mau saya tulis, karena itu perlu adanya cerita bram dan putrinya biar nyambung sama bagian yg lain. Tapi waktu di post disini saya malah nggak hapus bagian itu, malahan di tambahin twist murahan di akhirnya biar menarik jadi cerpen...bodohnya saya ini. haha. Makasih uda komen bro.

Writer JP
JP at Durjana [expired] (4 years 42 weeks ago)
100

Dari pilihan diksinya sdh bagus enak bacanya. Mungkin yg salah hanya kata yatim itu saja. Ceritanya sadis. Walaupun agak aneh jg kenapa harus dibuat dlm bentuk flasback. Tp terserah penulisnya sih! Mantap bro

Writer daniswanda
daniswanda at Durjana [expired] (4 years 41 weeks ago)

makasih bro. Waduh makin ragu nih ama yg mana yatim yg mana piatu. Padahal kalo menurut KBBI uda bener deh #bingungyatim

Writer hidden pen
hidden pen at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)
90

satu hal aja dech, hehe ada bagian yg membuatku penasaran. Bukankah kalo di tinggal ibu namanya piatu? Dan ditinggal mati oleh ayah namanya yatim? Hmm ok salam dari komentator numpang lewat :v

Writer rirant
rirant at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)

Ah kak Hidden sungguh teliti hoho :D

Writer hidden pen
hidden pen at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)

belum semua sh, ada bagian ganjal di paragraf pertama, alinea ke 3 tapi gk pengen ane ceritain :v biarlah waktu menjawabnya bwahaha kaabbuurr :v

Writer daniswanda
daniswanda at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)

Thanks buat komennya :)
Kalo menurut penerawangan KBBI kayaknya bisa dua2nya deh. Yatim atau piatu bisa dipake buat yg ditinggal mati bapak/ibu. Soal bagian yg ganjil itu, ane tadi tanya ama waktu dia gak bisa jawab tuh..jadi tolong dijelaskan ya seblm saya mati penasaran..hehe..maafkan saya garing.

Writer rirant
rirant at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)
100

Duh ngeri baca pas bagian flashbacknya. Yang paling mengherankan kenapa ngga ada yang lewat jembatan itu. Apa karena terlalu larut malam? Baidewai nice tragedy story, salam kenal :D

Writer daniswanda
daniswanda at Durjana [expired] (4 years 43 weeks ago)

salam kenal juga. Terima kasih uda mampir. Soal jembatan itu, yah bisa aja karena uda terlalu malam jadi sepi keadaannya atau bisa aja gue lagi males nulis jembatan yg lagi rame keadaannya :p. Yang jelas kalo gak sepi gak bakal ada cerita ini. hehehe.