Lagu Jaman Sekarang

"Ing stasiun balapan, kuto Solo sing dadi kenangan, kowe karo aku, naliko kilangan sliramu!"

Gadis itu melantunkan lagu bahasa Jawa yang terkenal di jaman 1990'an itu.

Lagu 'Stasiun Balapan', lagu yang selalu membuat gadis itu tersenyum di setiap detik dalam hidupnya.

"Oalah Zi, sampean ora bosen ta, setiap hari nyanyi kui-kui ae," ceramah Ibunya ketika Ibunya tak sengaja melewati kamar sang anak yang tengah terbuka lebar.

"Lah mak, wong lagu sae ngunu gak uleh di nyanyikne," balas Zia, sang Anak yang menyanyi tadi.

"Masalae, kowe kui cah nom, nduk! Gak ngerti opo kanca-kancamu podo nyanyi lagune Es Teh Dua Gelas," kata mak yang langsung membuat Zia geleng-geleng kepala.

"Es teh dua gelas emangnye di warung mak, ST dua belas mak Ya Allah emak!" teriak Zia.

"Podo ae Zi, podo-podo es teh e ae lu!"

Gubrak~~

Zia memegang kepalanya yang tiba-tiba pening bukan main.

"Serah loe ae Mak!" balas Zia bosan.

Zia mulai menutup pintu kamarnya setelah emaknya mulai menjauh, dalam hati ia mulai menyanyikan lagu baru. Lagu yang akan menghilangkan lagu dengan logat Jawa satu-satunya yang masih diingat oleh Zia di umurnya yang akan menginjak 18 tahun.

"Leh uga nih lagu, search liriknya ah, biar dikata kagak ke jaman dahulu mulu!" Zia bersiul-siul sebelum ia mengambil laptopnya dan menghubungkannya ke Modem.

***
Pencarian pertama, lagu-lagu bahasa Inggris. Dia mencari dari yang aroma ngerock sampek aroma yang slow.

Tapi nyatanya, sama aja. Gak ada yang srek sampek hatinya. Hingga lagu yang lumayan tua itu terputar dari link yang tak sengaja diklik oleh mouse-nya.

Here I stand, helpless and left for dead.

Close your eyes, so many days go by.
Easy to find what's wrong, harder to find what's right.

I believe in you, I can show you that I can see right through all your empty lies.

I won't stay long, in this world so wrong.

Say goodbye, as we dance with the devil tonight.
Don't you dare look at him in the eye, as we dance with the devil tonight

Trembling, crawling across my skin.
Feeling your cold dead eyes, stealing the life of mine.

I believe in you, I can show you that I can see right through all your empty lies.

I won't last long, in this world so wrong.

"Lagu apa nih lumayan banget, penjiwaannya dapet... Lagu apa yaaaa!!!" Dan dia mulai mencari-cari hingga ketemulah judul lagu itu.

Dance With The Devil-Breaking Benjamin.

"Kenapa aku nemu sing tuo terus, tapi apik lagune ... ah galau aku mak!"

Setelahnya, ia mendownload lagu itu lalu ia putar keras-keras melalui spiker yang ada di kamarnya.

Berdehem dan mulai ikut menikmati lagu dan mulai menghapal Liriknya.

Hingga teriakan ini kembali terdengar.

"ZIAAAA!!!!"

~BRUGH~

Zia buru-buru mematikan spikernya sebelum ia turun dari kamarnya yang berada di lantai atas menuju lokasi Ibunya.

"Kenek opo mak? Enten nopo!" cerocos Zia langsung.

"Kowe muter lagu opo lo, Zi, lagune ra karu-karuan didengerin karo Emak?"

"Lagu anak muda lah, Mak!"

"Lagu anak muda dengkul. Itu lagu ancur baru bener."

"Jare suruh dengerin lagu sing kangge seumurane Zia, mak? Wong yo lagune sae lu artine?"

"Po ngerti kowe lagune kui maksude opo?"

"Ngerti leh, cah kene kok ra ngerti!"

"Halah jal opo artine?"

Zia langsung mingkem, sebelum akhirnya menjawab, "Yah emak yah emak."

"Artine 'yah emak' ngunu? Opo apike jajal?"

"Jo dijajal mak, diseneni yang punya."

"Yo wes, golek neh kono sing apik!"

"Oke siap bos!"

Lalu Zia berlari lagi ke kamarnya, dan mulai duduk anteng di hadapan laptopnya.

"Siap memburu lagu baru!"

Tangannya dengan lincah mengetik di keyboardnya. Lagu demi lagu di lewati dan didengarkan olehnya, hingga ia berhenti di satu lagu berbahasa asing lagi.

Mask-Aqua Timez.

"Uhuk ini lagu bagus amat artinya, kenapa bahasanya bahasa Jepang sih, gemesin tau gak!"

Ia mulai mendownload lagu itu dan kali ini ia langsung memutarnya dengan volume poll.

"Biar kagak nanggung!"

Diawali instrumen lalu hentakan-hentakan lumayan keras di susul Rap dari sang vokalis, tentunya dengan bahasa Jepang.

"Kizu hitotsu nai kokoro ga, doko ni aru no darou ka...," alunan lagu itu.

~brugh~brugh~brugh~

Suara langkah yang sangat cepat itu menuju ke arah kamar Zia. Zia tak mendengarnya, karena dia larut dalam lagu bahasa asing yabg bahkan ia hanya tau sebagian artinya.

Pintu kamarnya di gedok-gedok dari luar, Zia menoleh, menatap pintu itu dengan bingung sebelum memutuskan untuk melangkahkan kakinya ke pintu.

Ia membuka pintu dan terlihat Ibunya berdiri di sana, "Ziaaaa kamu muter lagu alien opo taaaa?"

"Hah?" Zia shok ia masih bingung, otaknya gak loading. Alias Lola. Loading lama.

"Oalah Zi, kui lagu alien ko ndi Zi?"

"Lagu alien opo to mak? Gak enek lagu alien iki."

"Lha kui sing mok puter lagu opo?"

Zia memutar kedua bola matanya dengan bosan. "Kui lagu Jepang mak!"

"Opo lagu Jepang, bahasa alien ngunu lagu Jepang!"

"E mbuh mak embuh!"

"Ziaaa!"

"Opo to mak," jawab Zia malas, lagu itu masih berputar belum mau berhenti.

"Pateni lagune!"

"Ya!" Zia mendekati spikernya dan ia langsung mematikannya.

"Wes kono ewangi emak berkebun!"

"Ya," jawab Zia malas setelahnya dia mulai turun ke bawah.

Emak menggeleng, "Opo yo lagu jaman saki sing apik i lagu Inggris opo Jepang ngunu Zi Zi."

Lalu emak ikut berjalan menuju arah yang sama seperti Zia. Dari kejauhan yang lumayan Emak mulai mendengar sesuatu. "ING STASIUN BALAPAN, KUTO SOLO SING SADI KENANGANNNN KOWE NINGGAL AKUUUU RA KROSO NETES ELUH NANGG PIPIKU!"

"OWALAH NDUK TARAH JODOMU KARO STASIUN BALAPAN NDUK ... JODOMUUUUU NANG SOLOOOO!"

Zia yang mendengar teriakan Emak hanya bisa mengumpat pelan-pelan, "Ogah siapa di jodohin sama stasiun, mana stasiun Solo lagi, ogah!"

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at Lagu Jaman Sekarang (3 years 42 weeks ago)
90

iki apik, bagus
lucu

Writer wikara
wikara at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)
70

yang saya tangkap di sini adalah jangan sampai perkembangan jaman menggerus budaya lama ya? tapi juga dijelaskan kalau gak boleh terus menerus terkungkung budaya lama. lumayan deh hikmah yang saya dapat. Saran sih latarnya bikin yang absurd sekalian, sama penokohan emak lebih dikolotin lagi.

Writer Alf_17
Alf_17 at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)

Terima kasih... Semoga hikmahnya bisa di tangkap(walau pas nulis asal"an sampai Over Dosis*hehehe

Salam kenal ya kak, sarannya bisa saya terima, lain kali kalau emak sama om-om buat acara gini lagi... XD

Terima kasih sudah mau mengunjungi Alf yang imut ini.../plak

Writer The Smoker
The Smoker at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)
80

Bahahaha, gw ketawa rada ngakak pas Es Teh Dua Belas
Tak bisa komen banyak, cuma jadi pengen belajar bahas Jawa aja biar nggak murtad ke bapak

Writer Alf_17
Alf_17 at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)

Es teh Dua Gelas, bang! Kalo Dua belas(emang abang bisa abis sekali minum? Kocak XD)

Makasih kunjungannya kakak /peluk kaze/ salam manis dari adekmu ini kak! Btw jangan usik tidurku yah/duagh.

Writer kartika demia
kartika demia at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)
80

Mbanyol iki cak, tapi dipolesi maneh cek tambah uaakeehhh mbanyole. XD
Soale iki wes ngomedi loh..
.
"Oalah Zi, sampean ora bosen ta, setiap hari nyanyi kui-kui ae," ceramah Ibunya ketika Ibunya tak sengaja melewati kamar sang anak yang tengah terbuka lebar. (iki kalimate gak efektif, 'ibunya' ojo ditulis ping loro, pisan wae. Sijine ganti karo 'ia' )
.
Trus panggilan emak ke anaknya kok ganti dari 'sampean' ke 'kowe'? Ojok diganti2 yo Rie, kudu konsisten okeh :D
.
Buat lirik lagunya kalo bisa dimiringin tulisane.
.
Sebelum sapaan kasih koma: , Zi. , Mak. (kowe akeh sing miss).
.
Wes ngono thok, seneng aku leg onok tulisan2 koyok ngeneki. Menghiburr.. XD

Writer Alf_17
Alf_17 at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)

Nah iki namane bahasa Jawa medok campur ngenglish jadi amburadul/gampar/

Makasih Mbak sarannya akan diperbaiki kedepannya... Amin/depan rumahnya siapa ya yabg diperbaiki/brugh...

Tujuan menghibur akhirnya terpenuhi/masih ada banyak kekurangan... Maaf ya kak... Dan terima kasih komentarnya... Sangat sangat membantu... Apalagi ini pengalaman nyampurin Indo-Jawa... Wkwkwk thx yah :v

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)
70

Sugee!!! Omedetoo!!! :v /
.
Kalimat kedua itu, ada "itu" dua kali yang merujuk pada dua hal yang berbeda, jadinya kurang efektif.
.
Lalu, bahasa Jawanya di sini menurutku tidak ada masalah (karena ngerti), dan karena hanya ada dalam dialog, jadi suasana dan latar jawanya sangat kental.
.
Satu lagi, kalau merujuk pada zaman sekarang, waktu ini, ST 12 bisa dibilang udah ketinggalan zaman juga. Adanya cuma JKT48 #plak.
Yah, tidak ada yang bisa disebutkan juga kalau sekarang, karena musiknya aja udah hampir tidak berkualitas sama sekali. Beda dengan dulu saat band-band masih ada, atau saat-saat rocker perempuan masih top (jadi ingat Nike Ardilla).
.
Maaf jika tidak berkenan, salam **

Writer Alf_17
Alf_17 at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)

Itu' nganu yang mana mas/duagh/ gak tau... :( /nendang kerikil/

Cie si Kak L ngerti bahasa Jawa cieee... Asik... ST12 emang udah gak kekinian kak, kan sengaja... Yang aku ambil kan humornya(hoby emak aku itu Es teh Dua gelas/duagh/)

Kalau JKT48 yahh.. Aku taunya cuma River, Heavy rotation, Angin sedang berhembus(Kaze wa Fuiteiru*kalo gak salah ketik), trus apa lagi yak lupa/plak/)

Saya gak tau JKT nya saya tau AKB nya, /duagh/ sok-sok an... Makasih kakal yah sudah berkenan mampir di cerita dg bahasa amburadul ini...

Writer daniswanda
daniswanda at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)
70

Er...Er... aku ora ngerti ceritane...
Sebetulnya ini ada potensi buat jadi cerita komedi yang lumayan. Mungkin perlu ditata lagi narasinya yang berantakan, dan lebih bagus lagi kalau pake bahasa yg baku. Porsi boso jowone juga dikurangin biar lebih seimbang. Trus itu lirik lagu diselipin buat nambahin word count ya ngahahaha, ketauan sampean.

Writer Alf_17
Alf_17 at Lagu Jaman Sekarang (6 years 12 weeks ago)

Kan gak ada larangannya/duagh/ eheheheh aku gak mau di hukum... Wkwkwk tapi ketauan juga yah... Padahal mau aku tulis liricnya semuanya biar 1k plus/duagh/

Tapi makasih Darenya kak, saya suka, dan terimakasih komentarnya!
Tau gak iru ngetik sekitaran 2 jam loh abis itu aku Gila di grup orang(sangat gila ketawa sendiri pula)#eh

Pokoknya makasih, sering" ada ginian tapi abis Mei yaaaa...