Sekian Dan Terima Kasih

       

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Rieve
Rieve at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 19 weeks ago)

ini postingan uda dihapus apa begimana?

Writer cunex_junaedi@yahoo.com
cunex_junaedi@y... at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)
80

Cerita menarik dari rasa dan hati yg bermain tanpa aksi cinta tertahan dan terasakan dan itu sangat membangunkan keingintahuan , betapa rasa menyiksa

Writer atitha_suwito
atitha_suwito at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)

Ciieehhh ,, terima kasih sudah mampir... :)

Writer Nine
Nine at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)
100

Saya kewalahan membaca cerpen ini. Kisah ttng farand, tama, dan dmitri, membuat cerita ini makin bertele-tele. Padahal intinya kan itu si Runa ama Egi? Lebih baik pokus di situ saja. Subjektif ya. Sebab, saya merasa tidak ada hubungan yang kuat antara Runa dan ketiga pria tadi (Farand, Tama, Dimitri). Kalau diliat, konflik utamanya kan itu si Egi dan runa yg galau karena org tua runa tidak menyetujui hubungan mereka, harusnya pokus di situ saja. Kemunculan dimitri, farand, dan tama itu tidak memajukan plot pun memberi kesan tertentu pada pembacaan saya. Pembaca juga bisa lebih "larut ke dalam" kegundahan Runa kalau konfliknya difokuskan ke satu arah saja (ttng hubungan runa dan egi yg tak direstui)
.
Kedua, dialognya ini kaku. Mendayu pula. Kenapa nggak dikasih natural aja? Tak perlu pake kata2 formal krena risiko membuat pembaca makin gak betah. Setidaknya di saya.
.
Overall, saya masih kurang bisa menikmati cerpen ini. Kendala utama itu sebenarnya karena cerpen ini terlalu bertele-tele. Kyaknya segitu aja. Mohon maaf kalau kurang berkenan.
.
Tetap menulis yaaaa ^^

Writer atitha_suwito
atitha_suwito at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)

Sebenarnya ingin mengatakan bahwa si runa dari dulu selalu menjadi pihak yang menunggu. Dan di akhirnya dia menemukan org yg benar2 diingkannya, pria yg berjuang bersama. Namunbujungnya si runa kembali dipertemukan dengan "menunggu" begitulah..
kalau mendayu-dayu, jujur sy masih belajar. Tp memang adanya begitu, ... tp semua kembali pembaca, sebab pembaca yg berhak menilai...
Kalau mau baca yg versi singkatnya , silahkan mampir di rak sy yg berjudul K.I.T.A .. hehehe promosi ... :p
:D selamat datang di lapak saya. #terima kasih

Writer Nine
Nine at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)
100

Saya kewalahan membaca cerpen ini. Kisah ttng farand, tama, dan dmitri, membuat cerita ini makin bertele-tele. Padahal intinya kan itu si Runa ama Egi? Lebih baik pokus di situ saja. Subjektif ya. Sebab, saya merasa tidak ada hubungan yang kuat antara Runa dan ketiga pria tadi (Farand, Tama, Dimitri). Kalau diliat, konflik utamanya kan itu si Egi dan runa yg galau karena org tua runa tidak menyetujui hubungan mereka, harusnya pokus di situ saja. Kemunculan dimitri, farand, dan tama itu tidak memajukan plot pun memberi kesan tertentu pada pembacaan saya. Pembaca juga bisa lebih "larut ke dalam" kegundahan Runa kalau konfliknya difokuskan ke satu arah saja (ttng hubungan runa dan egi yg tak direstui)
.
Kedua, dialognya ini kaku. Mendayu pula. Kenapa nggak dikasih natural aja? Tak perlu pake kata2 formal krena risiko membuat pembaca makin gak betah. Setidaknya di saya.
.
Overall, saya masih kurang bisa menikmati cerpen ini. Kendala utama itu sebenarnya karena cerpen ini terlalu bertele-tele. Kyaknya segitu aja. Mohon maaf kalau kurang berkenan.
.
Tetap menulis yaaaa ^^

Writer vanzoelska
vanzoelska at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)
2550

aaaaaaawwwwwww that's sweat!!
'Dia bukan pria yang akan menceritakan kesedihannya pada orang lain' . i really love it! Egidian is a true man!!!
Tapi ada ya hubungan yang seindah itu-_- maksudnya mereka berdua sama-sama ngerti satu sama lain. ah!! that's only an imagination!!
oke oke. lanjut kak tita curhatnya, hehe udah lama gak salam sapa :p

Writer atitha_suwito
atitha_suwito at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)

hahaha... yaah percaya tidak percaya, tapi diawal saya telah mengatakan true story ... jadi gimana yang baca saja... :D
tapi sejujurnya sifat yang begitu kadang menjengkelkan ... wkwkwk *plak.
#salam hangat juga :*

Writer fgionce
fgionce at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)
50

*hugs*

Writer atitha_suwito
atitha_suwito at Sekian Dan Terima Kasih (5 years 22 weeks ago)

terima kasih atas peluknya. #Hangat :)