LUKISAN PASIR

Awalnya hanya butir halus
Menghalangi pandangku
Tapi tersirat sebentuk wajah
Dan bibir tersenyum

Lamat lamat pasir menebal
Jemari bisa meraba
Bahkan menggenggam
Membentuk wajah,
tersenyum

Pasir makin menebal
Kulukis di atas kaca
Senyum, rambut terurai
Leher semampai
Seperti bayangmu

Kubingkai bayangmu
Kusimpan di kamar hatiku
Jangan sampai tergoda angin
Hingga saatnya
Kau milikku
 

Read previous post:  
28
points
(58 words) posted by leonard 5 years 46 weeks ago
56
Tags: Puisi | lain - lain | berjalan | operasi | sembuh | stroke
Read next post:  
Writer man Atek
man Atek at LUKISAN PASIR (5 years 38 weeks ago)
100

Lha ... kapan jadinya,
tentukan tanggal dan harinya, hm ...

Writer mas_er
mas_er at LUKISAN PASIR (5 years 39 weeks ago)
50

sederhana dan dalam. Bait pertama dan kedua stganan. Tidak ada lonjakan dan isinya sama.

Writer leonard
leonard at LUKISAN PASIR (5 years 38 weeks ago)

He he he. Tksh mas atas penelitiannya yg dalam.
Memang melukis pasir itu perlahan lahan. Mencintai juga demikian. Tapi akhirnya dibingkai juga

Writer vanzoelska
vanzoelska at LUKISAN PASIR (5 years 39 weeks ago)
80

hmm belum bisa move on ya -_-

Writer leonard
leonard at LUKISAN PASIR (5 years 39 weeks ago)

Sudah sih Nanda, tapi bayangnya terus hadir hmmm