Pesan di Balik Kaca [expired]

Read previous post:  
77
points
(167 words) posted by daniswanda 5 years 10 weeks ago
77
Tags: Cerita | Cerita Pendek | cinta | prosa
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer rian
rian at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
80

numpang menikmati. Lumayan penasaran dari tengah; tp kecewa karena akhirannya udah ketebak

mungkin juga--kayak kata shinichi--ada baiknya ceritanya diendapin; rasanya detail-detail kecil kesehariannya si tokoh (di luar pekerjaaannya)masih kurang

Cuma berpendapat. sekian

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Wah kemana aja bang Rian, jarang-jarang muncul.
Iya detail keseharian tokoh utamanya kurang di eksplor lagi ya. Sip2.
Makasih masukannya. nanti saya pikirin lagi gimananya.

Writer latophia
latophia at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
100

Saya gamau komen yg ini om dan (keder... soalnya yg komen di bawah udah senior semua XD ), cuma mau protes: cerpen tantangannya kenapa udah ilang?

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Eh dek Pia. Iya yg cerpen tantangan uda pindah ke rumah baru sekalian di revisi. telat sih kamu nongolnya :D

Writer nusantara
nusantara at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
70

Mmm..
Apa ya?
Pengen ngomen tp pengen beda. Jadinya begini.. Hehe.
Cerpen laki banget. Tapi kalo ibarat rambut ini cepak nanggung. Jadi harus di pendekin sdikit. Hehe.
-"Banyak orang tidak tahu kalau ada kenikmatan tersendiri dari bergelantungan di..." pendekin jadi "Tak banyak yang tahu ada kenikmatan tersendiri.."
-"...apa yang mataku saksikan dari atas sini." pendekin aja. "Dari atas sini" pangkas.
- dll.
Kalau ibarat lukisan ini adalah lukisan kurang warna. Kenapa? Karena hanya ada warna kelabu, merah, kuning, dan biru. Ahaha. Bcanda.
Bila dilihat dari numerologi, hehe, ada nomor yang ditulis dengan huruf dan angka. Biasanya nomor puluhan ditulis dgn angka.
Bila dilihat dari sudut agama, hehe, tuhan pun telah pergi, hehe. Bukan tuhan yg pergi meninggalkan manusia tapi manusia yang meninggalkan tuhan. Eh, lupa pake t besar (T).
Bila dilihat dari sudut psikologi, "N", itu adalah sesuatu.
Ada yang menulis secara sadar dan ada yg menulis secara tidak sadar. Hihi. Anda, penulis ini, menulis secara sadar tapi tidak sadar.
"N" itu untuk nickname. Hampir semua orang menggunakan nama yang bukan sebenarnya di media internet, seperti di kekom ini.
Bila dilihat dari sudut matematika, N+&(and)=?
Percaya atau tidak, entah belum atau sedang atau akan tapi ada Niken yang membaca ini.
Entah niken yang mana. Byk nama niken. Hehe.
Sepertinya begitu kali.

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Waduh, panjang amat bang reviewnya.
Makasih ya uda dikupas tuntas tulisan saya. Matur nuwun juga masukannya. Akan saya pikirkan gimana revisinya biar makin top.
Suwun.

Writer Wanderer
Wanderer at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
100

Siwayan! Ahahahahaha.
Mungkin pada berharap lebih dengan akhirannya, tapi cukuplah kayak gitu buatku. Secara pribadi aku lebih suka dengan cerita yang membiarkan pembaca menerka akhir cerita dan menafsirkannya sendiri. Suspense-nya dapet Bang, bikin deg-degan dan nyusun spekulasi sendiri mulai dari bagian tengah ^^

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Ngahahah, makasih Wanderer!
Emang open ending ada peminatnya sendiri sih...

Writer kartika demia
kartika demia at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
90

Endingnya bikin pingin jungkirin penulisnya dari lantai 50. XD
Hm.. Padahal aku ngarepnya horor ini, andai saja itu N adalah hantu trus mereka jadian, trus mereka kawin, trus punya anak dari campuran jin dan manusia, trus.. Halah!
Narasi dari awal udah bikin penasaran banget padahal, tapi endingnya tidak memuaskan!
Oiya, soal yang atheis itu, itu kurang dieksplore lagi, biar gak terkesan tempelan.
Wes ngono ae

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Ampun Tante, imajinasi saya nggak nyampe sama isi kepala mu yg penuh dedemit itu *digampar*

Soal ateis itu kurang ya...hmm..ok2 paham maksudmu.
Matur nuwun sarannya.

Writer Shinichi
Shinichi at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
80

sial.
bener-bener enggak terduga endingnya bakalan "segitu". saya malah kepikiran apa yang terjadi pada penulisnya, situasi yang menyebabkan punya ide begini, dan apa kesulitannya hingga cuma menjadikannya seperti ini. mohon maaf kalau kurang berkenan. saya enggak bilang ini klise, tapi malah butuh banyak pengendapan. ide pesan aneh dan ini, kalau diniatkan ke tragedi, butuh tambahan ide atau peristiwa lain. kalau diniatkan ke horor, jujur saya langsung mengharapkannya semacam Poe buat, butuh ending yang lebih mencengangkan. semua itu, pada dasarnya menurut saya ya butuh proses mematangkan ide dengan tambahan peristiwa lain. suasananya udah bagus banget padalan. pendapat saya, ini butuh peristiwa skunder untuk menyokong ide utamanya.

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Makasih banyak masukannya Bang Mimin. Baru kepikiran untuk buat konflik berlapis setelah baca komen sampean. Okeh, segera saya revisi lagi endingnya.

Writer The Smoker
The Smoker at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)
80

Ah, brodan.. Ending macam apa itu? Hahaha #ditebas
Padahal gw udah kesedot penasaran dari tengah cerita si atheis Mansyur itu. Meski di awal rasanya tersendat, tapi gw akui, di tengah lu sukses buat gw penasaran. Keren idenya... Ckckc
.
Lantas Endingnya bikin Gw Kuciwa berat inih #ditakol
Ngahaha...

Writer daniswanda
daniswanda at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Nyahahahah. Abis nggak kepikiran ending yg bagus dan nggak klise bro. Coba ada ide nggak?

Writer The Smoker
The Smoker at Pesan di Balik Kaca [expired] (5 years 7 weeks ago)

Hayolo... Hayolo, brodan... Ngahahaha...
Rasain ditempelin jelangkung... *ketawasambilgelindingan*