Lelaki Jingga

Planet Kangaroo adalah planet terimut yang pernah ditemukan oleh umat manusia. Namun sayangnya berpuluh-puluh tahun yang lalu, planet tersebut meledak dengan sebab yang tidak jelas. Satu-satunya referensi adalah jurnal ilmiah karangan Prof. Eucalyptus, walaupun harus saya akui lebih mirip cerita stensilan daripada jurnal ilmiah. Mau bagaimana lagi? Tidak ada referensi lainnya, planetnya pun sudah hancur.

 

Pada paragraf pertama, Prof. Eucalyptus menjelaskan planet Kangaroo ialah ledakan. Bingung kan? Sama. Saya juga bingung. Untuk itu akan saya ceritakan stensilan, maksud saya jurnal ilmiah Prof. Eucalyptus ini dan mudah-mudahan bisa menemukan titik terang.

 

***

Hanya satu kata yang bisa mendeskripsikan mereka yaitu unik. Mereka ada yang kuning, merah jambu, biru dan coklat serta si jingga yang spesial. Inti dari peradaban mereka adalah seks. Serius!! Bahkan mereka akan meledak jika tidak melakukan seks dalam jangka waktu tertentu. Maka saya bilang mereka adalah peradaban yang unik.

 

Menurut kepercayaan mereka seks itu sakral. Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Misalkan, yang biru berpasangan dengan yang biru. Si coklat pasangannya coklat juga dan seterusnya. Jika aturan ini dilanggar, si pelaku akan meledak.

 

Soal urusan hati di sini lebih sederhana daripada di planet Bumi. Pilihannya hanya dua kok. Meledak atau begituan. Hanya saja saya kasihan dengan si jingga sebab, dia adalah jenis yang langka. Perbandingannya satu diantara sejuta. Masalahnya jika dia tidak begituan, dia meledak. Jika begituan dengan si biru meledak juga, begituan dengan si coklat sama-sama meledak. Pilihannya terbatas dan rumit.

 

“Si jingga terlahir untuk meledak” kata tuan Koala, salah satu tetua di planet Kangaroo

Kemudian, tuan Koala berbisik kepadaku “saya kasih tahu rahasia besar, si jingga itu spesial. Dia terlahir lima ratus tahun sekali”.  Bisik tuan koala sambil tertawa terbahak-bahak.

 

***

Begitulah isi jurnal ilmiah Prof. Eucaliptus. Apakah anda paham haha.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Rusty Wilson
Rusty Wilson at Lelaki Jingga (5 years 51 weeks ago)
80

Kayaknya saya setuju dengan asumsinya Thiya Rahmah.
Selain itu, kayaknya saya ga dapet jawaban lain.
.
Ngomong-ngomong, mestinya di tag-nya disebut komedi nih ceritanya. Hahahahahaha.... Lucu lho. xD

Writer Grande_Samael
Grande_Samael at Lelaki Jingga (6 years 4 days ago)
40

Kurang mengerti apa maksud yang ingin disampaikan dari cerita ini, hahaha

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at Lelaki Jingga (6 years 1 week ago)
2550

Bhak! XD
Prof. Eucaliptus, saya langsung keinget iklan obat anti nyamuk ... atau salep ya #Utak-atikRadio(?)
.
Ini unik, saya suka, meski secara keseluruhan saya tidak paham.
Planet Kangaroo mungkin meledak karena si jingga melanggar peraturan dan berdampak chain effect ke penghuni lainnya.
.
Oke, itu amsusi ngasal, tapi cuma itu yang bisa saya dapat.
.
Salam '-')/

Writer BlackWings
BlackWings at Lelaki Jingga (6 years 1 week ago)

Maaf, tetapi aku gak paham. Mungkin faktor karena aku ngantuk juga nih /gak
- Anda harus pakai kapital --> And a
- Setelah kata 'Namun', wajib ditambah dengan koma.
Dan, masih ada kalimat yang gak efektif. Seperti : "Namun, sayangnya berpuluh-puluh ...." Seharusnya namunnya diilangin aja biar enak dibaca.
Oke. Sekain, salam kenal~ :*
BTW, pembukaanmu cukup menarik . kembangkan lagi ya

Writer Nine
Nine at Lelaki Jingga (6 years 1 week ago)
100

Kalo kesan pembacaan saya masih merasa datar. Pun saya juga bingung mana karakter utamanya. Masih ada lanjutannya kah?

Writer kartika demia
kartika demia at Lelaki Jingga (6 years 1 week ago)
80

.
Kagak paham eyke, cyiiin -__-
Ini bersambung apa nggak? Gak ada kesannya soalnya ini terlalu pendek, coba ini dipanjangin jadi kayak apa, pasti seru ^^
.
diantara--> di antara
.
Dialog awal sekalipun berada di tengah narasi selalu ditulis kapital awalannya.
.
tuan Kangaroo--> Tuan Kangaroo