sketsa

di meja, tempat semua diawali
yang sisa hanya; secarik kertas usang, sebatang pena, ceceran rindu yang tak mau hilang, dan aku: sehelai bulu yang menolak terbang.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at sketsa (3 years 6 weeks ago)
70

sangat berisi

Writer loluji
loluji at sketsa (5 years 48 weeks ago)
100

Baguuuuuuuuus :3

Writer thesucimers
thesucimers at sketsa (6 years 4 weeks ago)
90

aku rindu

Writer alinaza
alinaza at sketsa (6 years 6 weeks ago)
90

serius ya, ini pendek banget.
tapi gak tau kenapa maksudnya langsung ketangkep
dan langsung keserap...

baguuuuusssss

Writer samalona
samalona at sketsa (6 years 7 weeks ago)
100

Membayangkan sehelai bulu kemoceng yang siap ditiup angin.
Kalau sudah memancing pembaca/saya membayangkan sesuatu, tentunya tulisan itu sudah berhasil, atau setidaknya punya daya pancing imajinasi.
Met malam

Writer Wanderer
Wanderer at sketsa (6 years 7 weeks ago)
100

Aaaaaaaak :3
Move on bang, move on /melipir/

Writer arsenal mania
arsenal mania at sketsa (6 years 7 weeks ago)

Baiklah.... akan kucoba.... untuk.... mup on... ke .... pagelaran dangdut lain
:D :p