kepada apa yang disebut, "Cinta"

Kemarin,
Saat hujan memanjakan bumi dengan limpahannya
Luar biasa kering tatapan yang jatuh menerpa ragaku
Setetes demi setetes dahaga akan rindu kian terobati
Sejalan, setapak ia memanggil

Sesaat,
Ketika mendung tak lagi berada diantara jelaga ketidakpastian
Merayap, menggigil sukma menorehkan senyum serta
Hanyut lelah goda seruan jiwa

Kau adalah
Dia yang hanya memberi ruang kecil tersudut dalam diruang hatinya
Yang selalu menceritakan kisah sedih, senang dan tentang cintanya
Yang selalu memberikan sedikit asa pada ilalang layu untuk tumbuh
Menjadikannya pohon rindang penaung gelisah

Kamu adalah
Pelita kecil yang perlahan menerangi malam sendu perawan asing
Dalam kesendiriannya menapaki likuan hidup
Tak kenal lelah kau memberi setitik kesetiaan padanya

Aku hanya,
Secuil harapmu pada dia yang kau kasihi
Namun, besar harapku untuk menjadikanmu Raja
Entah itu hanya dalam mimpi atau Bumi merestui
Semesta tahu bahwa bunga kecil ini perlahan memikirkanmu
Perlahan menginginkanmu
Setelah kau bertutur mesra tentang masa depan bukan dengan dia
Aku hanya melepaskan perasaanku, rinduku dan cintaku
Padamu penawar rindu

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
90

Saya menikmati ini

70

Baiklah

Writer vlotska
vlotska at kepada apa yang disebut, "Cinta" (4 years 45 weeks ago)
80

kisah dan harapan...
.
koreksi dikit untuk kata depan "di" seharusnya dipisah
;)

Writer milisi
milisi at kepada apa yang disebut, "Cinta" (4 years 45 weeks ago)
70

suka dengan puisinya, mungkin bisa sedikit di padatkan, agar tak terlalu panjang

Writer Rossyadie
Rossyadie at kepada apa yang disebut, "Cinta" (4 years 45 weeks ago)
70

untuk cinta, seakan tiada ku pernah kehabisan kata..

semangat menuliss ^_^

Writer rhie rhie
rhie rhie at kepada apa yang disebut, "Cinta" (4 years 45 weeks ago)

Terima kasih sudah mampir