Sepertiga malam

Daun daun malam kian kelam
Dan kita sembunyi dari tajam sepi
Gemuruh di dada bergema
Saat kita bertukar saliva
~
Rintih sepi
Kata kata binasa
Desah angin
Dingin malam
~
Malam hampir separuh berjalan
Mata mentap jauh ke belantara sunyi
" Buat apa menghawatirkan laju waktu, esok pasti datang tak perlu kau buru " katamu
Lantas kita berbaring mentap langit
~
Aku bermimpi menggenggam matahari " kataku
Aku akan menaruh matahari itu di baki, agar tanganmu tak terbakar karena mimpi " katamu di sepertiga malam
Aku akan menempatkan mimpi itu di ruangan yang kosong, kita membangunnya " kataku
Akan kutaruh mimpi itu di telapak tanganku, akan kutunjukkan padamu tiap kau ingin melihatnya " katamu sembari merapatkan tatapanmu

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer adhim
adhim at Sepertiga malam (4 years 50 weeks ago)
80

smoga terwujud...

Writer garage
garage at Sepertiga malam (4 years 50 weeks ago)

Puisi yang keren banget ini

__________________________________________
Jika anda membutuhkan pengering baju super cepat untuk bisnis laundry anda, kunjungi saja www.aneka-pengering.com