Perpisahan di Batas Senja

Dalam diam, kita mulai membenahi pakaian dan setumpuk barang yang pernah mengisi sudut rumah kita.
Dengan wajahmu yang datar dan tanpa emosi, kau simpan pigura tanpa foto ke dalam kardus.
Tanpa suara, kuseka air mata yang turun satu-satu seperti detik yang bergulir pada poros waktu.
Sinar jingga temaram menembus sekat jendela yang telah berdebu dan berhias sarang laba-laba.
Menyadarkan kita, senja telah tiba.
Tanpa bicara, kita sama-sama menghela koper, lalu berhenti kita di depan pintu halaman.
Sejenak menikmati angin berhembus yang membuat dedaunan kering di pohon kresen berguguran.
Matahari pun semakin tenggelam di sudut barat langit seiring langkah kaki terseret meninggalkan pekarangan rumah yang semakin sunyi....

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at Perpisahan di Batas Senja (4 years 5 days ago)
90

bagus

Writer ditira
ditira at Perpisahan di Batas Senja (5 years 19 weeks ago)
80

Nice Keep posting

Writer oito
oito at Perpisahan di Batas Senja (5 years 26 weeks ago)
80

puisi yang mirip seperti cerpen saat membacanya, aku mengikuti alur emosi tulisan ini, sangat melankolis

Writer Rossyadie
Rossyadie at Perpisahan di Batas Senja (5 years 34 weeks ago)
70

siip

Writer adhim
adhim at Perpisahan di Batas Senja (5 years 34 weeks ago)
60

nice ...