Sebab Aku Perempuan

Jingga membaur pada merah darah melingkup

Bilur luka membiru mewarnai hidup

Seribu pelangi di sekitar tertangkup

Namun sesampai di diri  segalanya meredup

 

Segala rasa berwujud air mata

Karena sejuta kata yang terlontar pada jiwa

Hanya sedikit memberi ruang asa

Lalu  tersisa merajut hampa

 

Apakah seribu pelangi sekadar lukisan di langit biru

Sebab saat  tiba di hati hanya tersisa segumpal kelabu

Suka dan duka semua terlihat sama selalu

Tergambar dalam tetesan air mata sendu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer nusantara
nusantara at Sebab Aku Perempuan (3 years 47 weeks ago)
90

wadaw, kok ada sendu-sendunya gitu, baca semilir klop jadinya.
perempuan lebih banyak bersedih daripada lelaki ya?
baru tahu lho saya ini.
baru pertama komen ini di sini. baru baca ini.
nulis lagi dong, bikin rame kemudian.

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Sebab Aku Perempuan (4 years 19 weeks ago)
90

Ah perempuan.... haruskah larut dalam kesedihan?

Writer loluji
loluji at Sebab Aku Perempuan (4 years 27 weeks ago)
90

Mungkin karena kadung biru atau terlalu lama merenangi kelabu, saya suka ini.

Writer ditira
ditira at Sebab Aku Perempuan (4 years 28 weeks ago)
80

Suka.
Mungkin karena aku perempuan.
:)

Writer timbuktu
timbuktu at Sebab Aku Perempuan (4 years 39 weeks ago)
80

Beban itu berat kalau cuma dihembuskan. Kadang ya perlu dihempaskan, atau teriak ditepi lautan. Biar lepas, bebas.
Ah bicara apa aku ini