Pagi Tadi

Bangku kayu teras depan.
Sekepul asap tembakau, mengingatkanku akan debur ombak yang kalap
pada dinginnya angin laut dalam perjalanan lalu. Saat itu, rindu adalah ingin yang terberi. Tanpa bayang-bayang kemarin, esok atau lusa.

Di sini, masih teramat dini, tatkala embus napas memasap semakin menerbangkanku pada rindu yang teluh. Sementara pagi yang riuh, berapi-api mengepungku dengan bayangan esok yang resah.

~hers,010917

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer dewi linggasari
dewi linggasari at Pagi Tadi (4 years 25 weeks ago)
100

Catatan pagi yang memberi kesan. Apa kabar?

Writer diningtias
diningtias at Pagi Tadi (4 years 26 weeks ago)
100

Sungguh pilu

Writer darkskie_thedestiny
darkskie_thedestiny at Pagi Tadi (4 years 40 weeks ago)
100

laju ajalah