Sepinya Rindu

Air mata jatuh tertahan

Di sepinya cinta

Di rindunya sepi

Secuil bahagia hanya

Bayang fatamorgana 

Secuil kasih hanya 

Sepanjang kasur 

Tak ada senyum terhias 

Tak ada tawa yang menggigit 

Bagaimana bisa melalui

Lalu lintas ini bersama nahkodanya?

Sedang benang merah yang lain 

mengunyah renyah duka, tawa dan bahagia 

Sedang disini hanya bisa meretas air mata 

yang mengeras bersama sepinya rindu dan sayang

 

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer beztton
beztton at Sepinya Rindu (12 weeks 56 min ago)

Jadi kangen

Writer Aspal_panasku
Aspal_panasku at Sepinya Rindu (13 weeks 1 day ago)

iya aku merasakanya