Renang yuk!

"Lo uda siap belon?"
"Bentar. Lagi tanggung, nih."
Ray menyandarkan punggungnya di dinding. Kemudian dia melirik jam tangannya. Hmm, sudah setengah tujuh. "Hoi ... buruan!"
"Iya. Bentaran, gue lagi ganti celana," teriak Andre dari dalam.
Ray menyelempangkan handuknya.
Sejurus kemudian, Andre keluar dari kamar tidurnya. "Lo buru-buru amat kayak dikejar setan."
"Lo nggak denger berita, sih."
"Emang kenapa?"
"Air di Manggarai udah mulai surut."
"Jadi hari ini kita berenangnya di Manggarai?"
Ray mengangguk.
"Yuk, ah. Siapa tahu gue jadi lancar berenangnya."
Ray tersenyum.
"Tapi, besok ke mana?"
"Hmm, di Ciledug masih tenggelem, tuh."

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Nozomi-chan
Nozomi-chan at Renang yuk! (11 years 51 weeks ago)
40

ng....agak basi...^^hehehe....fight!!

Writer trisun123
trisun123 at Renang yuk! (12 years 12 weeks ago)
100

haha, komedi satirkah?

Writer vindra999
vindra999 at Renang yuk! (12 years 20 weeks ago)
50

kocak plus cerdas!!!
sepertinya bisa jadi inspirasi nih..

Writer kamui
kamui at Renang yuk! (12 years 21 weeks ago)
80

boleh di masukin ke koran neh,biar ada penanggulangan banjir.wakakaka

Writer avian dewanto
avian dewanto at Renang yuk! (12 years 22 weeks ago)
80

ya, dasar anak betawi, dah. maonya berenang di sweembath aja neh. ha ha ha. boleh nih cerita. mengingatkan masa kecil. serta menggelikan dan satir banget.

Writer chiku
chiku at Renang yuk! (12 years 49 weeks ago)
70

warga ibu kota memanfaatkan banjir

Writer heidy
heidy at Renang yuk! (13 years 5 weeks ago)
90

kocak plus cerdas!!!
sepertinya bisa jadi inspirasi nih...

Writer isman
isman at Renang yuk! (13 years 7 weeks ago)
80

Cerita yang singkat dan menarik, Dhilwas. Kalau visualisasi ceritanya diperkuat, agar tidak sekadar menjadi "kepala-kepala yang berbicara" cerita ini bisa lebih menancap di benak pembaca. Terus menulis, ya, Dhilwas.

Writer on3th1ng
on3th1ng at Renang yuk! (13 years 15 weeks ago)
80

mungkin inilah salah satu hikmah diturunkannya banjir di ibu kota

Writer KD
KD at Renang yuk! (13 years 19 weeks ago)
100

gak sopan...ha...3x

Writer ima_29
ima_29 at Renang yuk! (13 years 19 weeks ago)
70

Nasib rumah gw banget nih!

Writer Faris
Faris at Renang yuk! (13 years 20 weeks ago)
70

lucu juga. selera humor seseorang beda-beda, tapi gw ngakak baca ini.

Writer peri tidur
peri tidur at Renang yuk! (13 years 20 weeks ago)
80

kebanjiran ya mas!!!!!!!!!!!

Writer Ratih
Ratih at Renang yuk! (13 years 20 weeks ago)
80

Duh, cerpen satir yang renyah. Mungkin ini yang terjadi kalo seorang penulis ketagihan berenang. Gue suka gaya loe. Keep up the good work.

Writer meier
meier at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
60

g setuju dengan frenzy, idenya bagus...jd inget iklan rokok.tapi koq ga gigit ya?hehehe,emang hiu ngegigit.

Writer FrenZy
FrenZy at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
60

Hehehe mayan kok. tp masih biasa aja mnurutku.

Writer pikanisa
pikanisa at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
60

v1vald1, slah paham yah...

Jadi, Jakarta kolam renang terbesar di dunia

Writer Sayyid
Sayyid at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
50

Loh kok dikit amat ceritanya. Namun menurutku masih kurang puitis... sering2 baca kamus bahasa Indonesia ya...

Writer pianoloco
pianoloco at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
60

hehe lumayan lucu, ok lah buat 100kata!

Writer splinters
splinters at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
90

di tengah sakit kepala yang mendera, menemukan tulisan yang lucu dan ringan seperti ini sangat menghibur! nggak pakai ribet-ribet, deh ... thanks for this intermezzo hehehe :)

Writer neko no oujisama
neko no oujisama at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
90

Bagus kok... gw suka bacanya.
to vivaldi: standard lucu lo ketinggian. Jangan cerita gw yang dipake standard (narsis mode +ON)

Writer Ayo_e
Ayo_e at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
80

Gue senang teman-teman kreatif banget .. termasuk tulisan elo yg kreatif walau sgt singkat

Writer v1vald1
v1vald1 at Renang yuk! (13 years 21 weeks ago)
40

Dah gw itung cuma 93; berarti bukan format 100 kata; dengan demikian tulisan ini semakin berkurang menariknya; dengan sangat menyesal Bung Dhilwas, nilainya terpaksa aku kurangi :p
---
Komen sebelumnya:
Eh ini 100 kata gak? Masih kurang lucu Bung Dhilwas :p [Poin 6]