MAHALNYA KEDEWASAAN

Kalau saja aku paham menjadi dewasa adalah hal yang begitu sulit dan mahal, aku tak akan pernah memohon kepada-Nya untuk menjadi dewasa' kurasakan kata-kata itu terngiang ratusan kali dalam pikiran ini..

Keindahan masa kanak-kanak membuatku melayang ke masa bahagia itu,
masa dimana tak ada kebingungan,
masa ceria dimana hanya ada kata bermain dan tertawa..

Begitu riang dan bahagia ..

Bersama ketiga kakakku aku lahir dari sebuah keluarga menengah ke atas, keakraban dan keceriaan selalu mengisi hariku saat itu,
doa dan harapan terus berkumandang agar kami bisa menjadi orang-orang dewasa yang baik' khususnya ketika kami semua berulang tahun, terbayang kedua orang tuaku yang selalu hadir dan memanjakan kami semua,

tertawa dalam kebahagian..
berbagi dalam kemakmuran..
kehidupan terasa begitu indah dan damai..Sayang sekali,semua masa indah itu telah berlalu..
waktu tak bisa kuputar ulang..
Kepergian kedua orang tuaku membawa kami larut dalam kesedihan, memisahkan semua kebersamaan kami.. itulah awal kedewasaan yang harus aku hadapi

Kemudian '
dalam semua kesendirian kami semua berpetualangan di rimba kehidupan.. kekerasan duniawi membawa kami dalam jalan masing-masing.
Kakak tertuaku harus bisa menjadi pengganti kedua orang tuaku..
Diusianya yang berkepala 3 ia masih dedikasikan seluruh waktunya untuk ketiga adiknya ..
kedewasaannya begitu mengagumkan ..

Sayangnya kedewasaan tidak menghigapi semua kakakku, Kerasnya kehidupan sepeninggal orang tuaku telah membutakan mata kedua kakak lelakiku..
Depresi yang tak terduga datang menghampiriku.. membawaku bersahabat dengan sebuah kata "pengobatan" selama 1 tahun ini.. aku tak kuat menghadapi semua ini.. Dan saat ini aku sedang mencoba berjalan di atas roda kehidupan ini, membasahi diriku dalam semua kenyataan..

"seharusnya semua ini tidak kaupikirkan sedemikian keras terus menerus" ucapan Nana kakakku membuyarkan lamunanku.
"Inilah Jalan Tuhan, kita semua harus bisa menerima dan menghadapinya, aku tidak mau kau masuk dan masuk RS lagi karena memikirkan semua ini" ujarnya lagi sembari menyandarkan tubuhnya di sampingku.

"Mungkinkah ini sebuah kutukan?" tanyaku lagi berpeluh linangan air mata yang terasa menghampiriku lagi..

"Ini semua sebuah cobaan, Tuhan tidak pernah mengutuk umatnya, Tuhan hanya menegur kepada umatnya yang lupa kepada diri-Nya, dan mungkin saudara-saudara kita sedang Lupa kepada-Nya" tatapnya

"Tetapi, mengapa kita harus mengalaminya sekarang? aku malu dengan teman-temanku kak, aku tersiksa dengan semua cibiran itu " isakku..

"Kita semua sudah dewasa, kita harus mampu menghadapi ini semua dengan pikiran jernih.." terasa hangat pelukan kakak perempuanku mengaliri seluruh ragaku..

Yah ' aku lelah... dunia ini terasa kejam .. kemana aku harus berteriak, mungkinkah Tuhan ada disana?
Manusia dilahirkan untuk hidup,
hiduplah yang membawa anak manusia dalam phase anak-anak dan kedewasaan.
Bayangan roda kehidupan menghampiriku ' meronta, membakar kecewaku..
Aku ingin berlari dari semua masalah hidupku .. aku ingin memekik ..tetapi hembusan sepoi semua kenyataan hidup ini begitu nyata..
tak bisa kuberlari ..

"Kita berangkat sekarang ?" pertanyaan kakakku membuatku terhenyak lagi..

"yah"..Langkah terasa berat'
tetapi aku harus menjadi dewasa .. dewasa dalam semua siklus hidup ini.. kedewasaanku harus mengalahkan semua sedihku ..
kedewasaanku harus membantai semua amarahku..

Langkah terasa berat '

Dari balik jeruji'
kupandangi kedua kakak lelakiku ..
Mereka berdua masih akan terkurung dalam jeruji besi selama 10 tahun karena suatu pembunuhan dalam peredaran obat terlarang .. Kedua kakak lelakiku terbius oleh raga duniawi.. justru ketika kita semua sudah melangkah dewasa.. justru ketika kita semua sudah paham apa arti malu ..

Keceriaan melayang ..
tertusuk' terbakar oleh kepuasaan setan
Aku ingin berlari, tak ingin aku akui mereka sebagai kakakku, tetapi inilah kenyataan..
semua hanya bisa dihadapi dengan ketabahan dan ketabahan ada dalam kedewasaan..

Rasa sedih itu ada..
Rasa malu kepada seisi dunia terus menghantuiku ..
Rasa marah bersemayam di sudut hati..
Namun ' kedewasaan memintaku untuk luluh dalam kata memaafkan dan menerima ini semua '

Pernah kubaca bahwa tidak ada seorangpun yang sanggup untuk bertindak dan bereaksi terhadap semua situasi dan semua aspek-aspek kehidupan kecuali dengan kedewasaan yang penuh
dan disana kulihat kakak perempuanku yang begitu telaten memberikan dukungan moral kepada kedua kakak lelakiku...
kulihat ia begitu tegar ..membacakan bait-bait suci dalam pengapnya gedung ini..

Tatapan matanya mampu menghentikan laju ombak samudera..Kelembutan seorang wanita dewasa yang membaja dalam problematika kehidupan..

Semahal inikah harga sebuah kedewasaan dalam sebuah kenyataan hidup?

Read previous post:  
92
points
(536 words) posted by Ayo_e 15 years 18 weeks ago
70.7692
Tags: Cerita | cinta | CERPEN | Cinta | drama | Kehidupan | PSK
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Diana
Diana at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
80

penulis mencoba angka polemik dalam perjalanan menuju kedewasaan .. berat euyy.. gak ada orang yang siap untuk menjadi dewasa

Writer ShinTa
ShinTa at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
100

Heran dehh baca comment semua teman-teman ini, gue tuh suka banget baca cerpen ini dan gue rasa ini cerpen punya makna dalam. Bacanya tuh dengan Hati bukan ala kadarnya,

Format cerita yang membuat suatu kontra justru bukan merupakan format cerita "datar" sehingga WRITERS' istilah kerennya bisa membawa emosi pembaca protes ' kok begini sih.. nah kena deh tuh sebenarnya emosi pembaca.
Cengeng.. emang ya tetapi kalau lihat makna yg tersirat ada suatu makna dalam mengenai kedewasaan..

Gue rasa penulisnya coba apresiasikan bagaimana pandangan kedewasaan dari kaca mata dia dan itu hak dia dong mau dari sisi mana di angkatnya ..

katanya ini situs berbagi cerita .. yah boleh deh ceeee cerita ape ajehhh ...

Bego banget sih yg kasih point 0 , sekedar cari point kali yeahhh ...

Keep writing ya ..

Writer v1vald1
v1vald1 at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
50

ya, gw setuju ama fooyani, format cerita gak tepat. Di awal berasa puisi, lalu ternyata berlanjut dengan dialog bukan monologue. Sampai akhirnya diberi ending dengan pertanyaan yang kesannya kurang mengena.

Writer hikikomori-vq
hikikomori-vq at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
80

Mencoba bermain psikologis ya ? Ide yg bagus tuh

Writer fOo_yani
fOo_yani at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
40

1. Hai VIE gimana kalo karanganmu aku beri nilai 0... sakit hati nggak kamu???
2. Cerita ini nampaknya ditulis pada saat yang tidak tepat, karena saya liat emosinya nggak kerasa. DATAAARRR aja.
3. Karena tanpa dialog membuat cerita ini bernuansa curhat kental banget.
4. Mungkin lebih bagus diubah format ceritanya.

Writer Vië
Vië at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)

Jangan cengeng lah

Writer julie
julie at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
60

idenya sih udah ok. cuma emang cara penyuguhannya emang sedikit datar.

Writer Super x
Super x at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
70

Masih belum keluar ekspresinya.

Writer raie
raie at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
50

aku berharap detail ceritanya...

Writer anty
anty at MAHALNYA KEDEWASAAN (15 years 17 weeks ago)
70

good