mencumbu semu

aku datang dengan cinta
mencari permata yang hilang
engkaukah itu, manisku
bicaralah hai jelitaku

mengaburkan mata raga
menghablurkan mata hati
bangunkan aku dari dunia orang mati
tapi jangan kau padamkan cinta

cinta tiada merupa
hanya kau rasa

sejernih air, sebening kristal
aku membuat cinta
kuat laksana maut
namun rapuh bak mahkota mawar

sayang, ijinkan aku...
menggores simponi cintaku
di bibir tipismu
dalam jiwa yang telanjang

aku dan dirimu,
anak-anak manusia yang bermimpi
lupakan siapa dirimu,
lupakan siapa aku...
melenyap dalam semu

mata kita kan terbuka
bertemu dalam geming
mencoba saling mengenal
menyentuh tiap luka batin

perang kita belum selesai
mungkin, tak pernah berakhir
selama waktu berdetak
melawan ego
melawan pilihan
melawan tuhan-tuhan

hanya cinta tersisa
meski terdengar semu
kuketuk pintu hatimu
tuk menyematkan cinta

hiduplah bukan untukku
bukan juga untukmu
tapi, demi cinta
yang semu nan abadi

bandung, enam desember 2007

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer elKaban13
elKaban13 at mencumbu semu (13 years 12 hours ago)
50

segalanya untuk cinta...
mengalahkan ego, pilihan dan tuhan-tuhan

segalanya cinta
meski tanpa ego, pilihan, dan tuhan-tuhan

cinta
adalah ego, pilihan, dan tuhan-tuhan

Writer idjunc
idjunc at mencumbu semu (13 years 23 hours ago)

trims buat saran dan kritiknya. aku senang sekali menerimanya. salah satu kelemahanku adalah abstraksi yang cukup tinggi alias ngawang. memang sih sengaja dibuat ngawang supaya interpretasinya beragam bergantung dari sudut pandang pembaca (penikmat) :). secara garis besar, puisi ini bercerita tentang pemaknaan cinta. cinta merupakan bahasa universal sekaligus individual. itu sebabnya ketika ketika kita mencintai seseorang kita akan berkonflik dengan nilai-nilai yang kita anut (ini yang aku sebut dengan ego, pilihan, dan tuhan-tuhan). bagiku, cinta adalah sebuah paradoks...itulah sebabnya aku melihat cinta sebagai sesuatu yang semu nan abadi (tidak menggunakan "tetapi", karena meskipun "bertentangan" tetapi satu kesatuan). well, trims buat supportnya...mari kita majukan dunia tulisan indonesia...(mimpi nih..) trimakasih rekan-rekan....

Writer duatiga
duatiga at mencumbu semu (13 years 1 day ago)
90

Wah agak kesulitan menangkap makna puisi2 yang dikirim idjunc ya, bahasanya yang ketinggian kali yah, dan makna-maknanya yang tersirat. tapi aku suka dengan penyajiannya indah
melawan tuhan-tuhan?
perang kita belum selesai? ke mana arah nya ya

Writer dimas_rafky
dimas_rafky at mencumbu semu (13 years 2 days ago)
50

Semu nan abadi? Sepertinya dua kata itu bertentangan. Dan tidak tepat menggunakan kata penghubung 'dan'.

But, nice enough..

Keep writing,
baca2 n komen2 tulisanqu ya..

Writer takiyo_an-nabhani
takiyo_an-nabhani at mencumbu semu (13 years 2 days ago)
80

Salam kenal...
Menarik, perlu 2-3 kali untuk mengerti isinya secara keseluruhan...
Perang dalam hati yang cukup kuat...