NightMare 2 (Death Can't Be Stopped Until You Die)

~Maaf!! cerita Nightmare tidak diposting lagi~
:(

Read previous post:  
81
points
(6 words) posted by abc 14 years 41 weeks ago
81
Tags: Puisi | horor | kematian | takdir
Read next post:  
50

He..he.. Sejak kapan om Shinichi manggil abc dgn sebutan 'om'?? Setelah sy perhatikan umur kalian ga beda-beda amat... Hahaha.. Sy lg kurang kerjaan

80

Saia koment atu-atu yah, Om!
Cerita ini terjadinya di daerah Inggris yah? Trus, tokohnya juga orang Inggris, dialognya juga aksen Inggris. Bagian pertama cukup kuat dengan Inggris yang kentara. Dan yang ini:
“Memangnya aku takut melawanmu.”
Itu terkesan ga Inggris menurut saia.

Ok, saia lanjut lagi...
Kejadian di kedai itu real Inggris banget...

100

Tau dech mo komen apa ... hebat banget, diterbitin napa? he3x ...

Kok yaa kebetulan kemaren aku abis bikin cerita tentang mimpi ... tapi setelah baca ini ... huuu aku harus banyak belajar n latihan he3x ...

Ok aku lanjutin ..

50

ini tau irisan jamur sop dari mana,pak?

80

Intonasi dan pengucapan dialog kurang diperhatikan.

Sayang ya, gaya bahasanya kelihatan inkonsisten.
@1, kubaca penulisannya seperti cerita hasil terjemahan
dan cenderung baku, tapi ketika aku baca "bogem", rasanya
gimana gitu... terkesan merendahkan makna, carilah kata yang (mungkin)
lebih tepat/sepadan dengan kalimat2 sebelumnya, kakak.

Hmm, sepertinya lebih bagus kalau Frank membuang celemek itu "ke muka"
Mr. Walter deh.. :)

indra pendengaran = indera pendengaran .. ?

Untuk menyatakan urutan, kurasa sebaiknya "ke" dengan nomor urut disambung deh,
misalnya : keenam, ketujuh, ketigabelas.. dst.

ada beberapa tanda koma yang kurang.

berulang kali, bukan berulangkali (aturan imbuhan dengan lebih dari satu kata)

Ketika "tapi matanya", kurasa lebih baik menggunakan banyak titik-titik deh. Menjadi : tapi matanya...

(karena 'kan penjelasan tentang mata Ayahnya James Baldwin itu akan dijelaskan di paragraf selanjutnya)

Dan kurasa, mimpi James terlalu singkat, setidaknya ijinkanlah Ayah James berkata-kata sebentar.. ?

lobang = lubang .. ?

Selebihnya, aku setuju dengan komentar cc Sefry.

Good Luck, abc. :)

70

aku melihat banyak penggunaan "yang", yang seharusnya tidak perlu.

contoh:
Daun-daun yang masih basah

sebaiknya:
Daun-daun masih basah

karena "yang" merupakan pembatas dalam suatu kalimat. bisa juga digunakan dalam frase.

90

Keren!!gue paling suka cerita fantasi!!settingnya OK deh!!penggambarannya juga bagus!!

OOh ya..jangan lupa baca karya gue iang terabaru:Legend of deathlock (part one)

90

komplit
itu aja

100

yup anda benar.
maksih atas komentarnya.... itu kesalahan saya akan sy edit segera.
sebenarnya James hanya diupah 5 euro sehari

70

kalau engga salah di bagian 1 disebutkan upah James 6 euro, ko disini cm 5 euro..
:D

100

lanjut

90

penulisan deskripsi yang hebat. Aku bisa merasakan psikologis yg dialami James saat adegan mimpi itu. Amat terasa.

Deskripsinya detail banget yah, alurnya juga lambat. Gpp sih, cuma yang pasti cerita ini bakal panjang (sama seperti Altered Blood-ku)

Sedikit tips : bagaimana kalau diberi transisi pemisah antara dua adegan berbeda yang ekstrim.
misal :

Sosok tadi juga hilang. Entah menjadi apa, sebab kejadian itu terjadi begitu cepat. Bukan dalam ukuran detik, bukan pula dalam ukuran mili detik, tapi jauh lebih cepat dari itu.

“Ayah... Ibu... aku rindu kalian berdua. Aku sayang kalian berdua. Mengapa kalian meningalkanku sendiri di sini. Aku merasa kesepian tanpa kalian. Aku mohon, Ayah... Ibu... temani aku. Apakah aku yang seharusnya menemani kalian di sana? Alam yang berbeda dengan alamku di dunia.”

Bruukk

suara benda jatuh keras sekali terdengar.
***

James terjatuh dari atas tempat tidurnya. Ia mengusap-usap kepala, lalu bangkit.

Ia menatap sekeliling kamarnya. Semuanya masih berada pada tempatnya. Rak bukunya yang usang masih ada di situ dengan beberapa buku tua berjejer menurut abjad, lemari bajunya juga tetap berdiri kokoh di tempatnya, sedangkan tempat tidurnya berada di tengah-tengah kedua benda tadi. Dst

--well, it's just my style--

70

Apa yah? Baca chapter ini seperti banyak menemukan kalimat-kalimat yang tidak perlu. Kesannya jadi lambat gitu berceritanya (terutama di bagian awal). tapi mungkin juga karena saya terbiasa sama bahasa yang lugas. Tpi oke kok. Ditunggu lanjutannya.

50

Hemm Kerennnnnnn

50

Hemm Kerennnnnnn

80

setuju ma wehahaha, jangan kelamaan munculin konfliknya.

Trus, usul nih, untuk ucapan James yg didalam hati jangan dikasih tanda petik, biar bisa bedain antara dialog ma pikiran.

Mmm.. kayaknya “Sampai jumpa Senin depan!” nggak perlu deh.
Trus di bawahnya ada salah ketik James jadi Jonathan tuh.

But, secara keseluruhan menarik, apalagi kalo ditambah konflik yg menggigit.
Lanjut..

80

Gmana yah? Gua ngerasa intronya cukup deh. Gua udah ngerti kalo tuh orang hidupnya sebatang kara tanpa ortu. Terus mo dibawa kmana? Jangan kebanyakan introduksi. Pembaca bisa bosan.