YANG TERLUPA

kautampi rimis hujan malam ini
dengan tangan terbuka
hujan dan airmata sama deras
basahi muka

kaukira aku sengaja mengada-ada
bercerita tentang kegelisahan
yang sekonyong-konyong datang
dan menusuk-menikam dada

nyeri yang kau rasakan
sama beratnya dengan rasa sayang
yang kujunjung ketika mula
bertatap mata kemudian kini terlupa

(Tanjung Santan, 17 Maret 2004)

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer _aR_
_aR_ at YANG TERLUPA (14 years 37 weeks ago)
90

....(gak bisa berkata-kata)

Writer v1vald1
v1vald1 at YANG TERLUPA (14 years 39 weeks ago)
80

yep, setuju dengan noir, nyawa puisi bung moyank selalu tepat mengarah ke hati pembacanya.

Writer noir
noir at YANG TERLUPA (14 years 39 weeks ago)
80

Seperti biasa, membawa pembacanya ikut merasakan nyeri...