AOM 9: His Cyber World

The devil wants to land to the shelter
Rests his wings and folds his hands
Closes his eyes and lies down for a while
After the chaos world and crazy stuffs
It's good to have a piece of consciousness sometime,isn't?

******************************

Jordan memandang barisan kata-kata yang baru saja diketiknya dengan pandangan setengah terhina setengah lega. Dari dulu dia selalu membenci sisi melankolis itu, yang menyeretnya terikat dengan media online ini. Tapi sampah ini harus dikeluarkan dari otaknya atau dia akan menderita sakit kepala akut karenanya. Semua tulisan itu hanya sebuah luapan otak kepalanya yang kadang terasa indah, kadang marah, kadang gelap, kadang absurd. Dia tidak bisa menyangkal, di sinilah sisa-sisa kewarasannya mendarat.

Kadang setan kecil inipun butuh beristirahat..

Jordan termangu sesaat lalu tertawa pelan. dia menyalakan rokoknya. Dia sempat berpikir untuk merasakan yang lebih high tadi. Mungkin dia akan menghisap ganja lagi, menghisap speed atau menelan LSD. Tapi teler sendirian saat ini bukan pilihan yang asyik untuk dilakukan. Dia bukan pecandu. Dia juga tidak sering mencicipi obat-obatan itu. Itu hanya sekedar tuntutan pergaulannya. Entah kenapa Jordan sedang merasa capek malam ini.

Bergaul di kalangan socialite itu benar-benar menguras tenaga. Kalau kau ingin dipandang eksis maka kau harus punya aura itu. Kau harus dianggap cool dan keren bagi mereka. Kau tidak boleh menunjukkan kelemahanmu sedikit saja.

Dia datang ke St. August pertengahan tahun ajaran baru dua tahun yang lalu. Statusnya sebagai anak keluarga penyumbang terbesar di sekolah ini menarik perhatian genk anak-anak kaya di angkatannya. Wajahnya dan sikap cool-nya langsung menarik perhatian sebagian besar siswi. Tanpa diminta mereka telah menariknya bergabung dalam kelompok mereka. Dia tidak keberatan. Dia menyukai kegilaan yang dimiliki kelompok itu. Dia menyukai sanjungan mereka dan dia merasa tidak ada salahnya untuk mempertahankanya.

Dia tahu Luke Brown adalah pemimpin mereka sebelum dia berhasil menggeser kedudukannya. Dia tahu Luke sangat membencinya tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Dia tahu Luke mungkin telah merencanakan seribu kebusukan untuk menjegalnya diam-diam. Tapi well, lihat saja bisa apa dia melawan seorang Jordan Mc. Pherson.

Taruhan yang dimenangkanya tempo hari menunjukkan siapa yang lebih baik di antara mereka. Itu kedengaran konyol memang. Tapi berharap kelompok elit bersedia berhadapan satu-lawan satu untuk menentukan siapa yang terbaik adalah suatu hal yang sangat mustahi.

Jordan tidak akan mundur bila Luke benar-benar ingin membuat perhitungan denganya. Tapi he is a loser anyway. Dan kelompok elite memang kelompok bocah kaya loser yang nggak punya otak. Ironis Jordan tetap memilih bertahan untuk bergaul dengan mereka. Bahkan diapun mulai merasa dirinya tidak jauh berbeda dengan mereka. Tapi siapa sih yang peduli?

Persahabatannya dengan Jesse Clayton seniornya, mungkin adalah hal paling waras yang pernah dia lakukan semenjak dia datang ke kota ini. Jesse membuatnya benar-benar merasa menjadi dirinya. Dia bisa melakukan apapun. Jesse selalu bisa mengerti dan menanggapinya dengan masuk akal. Tapi itu dulu sebelum akhirnya Jesse memutuskan untuk pergi ke luar kota meneruskan studinya tanpa memberikan penjelasan yang jelas kepadanya dan memutuskan kontak denganya. Hingga detik inipun Jordan tidak pernah bisa memahami alasan Jesse berbuat begitu. Setelah dia meniduri Annette sepupunya, mendadak Jesse berubah menjadi tidak ubahnya seperti kelompok elit itu.

Jordan menghela nafas. Pertanyaan itu menggodanya. Kapan lagi kau pernah merasakan kewarasan itu? Jordan tersadar ketika tiba-tiba dia teringat dengan sepasang mata malaikat berwarna biru kelabu yang pernah ditemuinya tempo hari. Gadis itu membuatnya tidak bisa menyembunyikan sesuatu apapun tentang dirinya. Dan kewarasannya yang terakhir adalah media ini. Jordan kembali memandang laptopnya.

Inilah saatnya setan kecil beristirahat. Mendarat kembali setelah menebarkan kekacauan dalam dunianya.

Jordan membuka account MSNnya. Matanya bersinar tertarik melihat nama-nama yang berkedip-kedip dalam buddy list-nya.

- SkyWalker *online*
- Nature_Boy *online*
- Razorlade *online*

Mereka pasti sedang pesta-pora.

Jordan bertemu mereka beberapa bulan yang lalu. CD The Next Generation baru dibelinya beberapa hari sebelumnya dan Jordan langsung menyukai lagu-lagu mereka. Jordan mencari informasi mengenai band itu di internet dan dia terdampar di fanbase ini. Di forum dia berkenalan dengan mereka, teman bicara yang menurutnya cukup mengasyikan karena mereka selalu berbicara tentang sesuatu. Mereka terus berkomunikasi dengan intens sejak itu.

Jordan mengklik salah satu dari ID itu dan mengetik:

Invite aku!

******************

2good2betrue has joined the conference

2good2betrue: Hei, guys
RazorBlade: akhirnya kau muncul!
2Good2betrue: berita apa lagi yang kulewatkan sekarang?
Razorblade: Damn! Konser kemarin benar-benar tidak akan kulupakan seumur hidupku!
razorblade: sampai sekarang aku masih lemas memikirkannya!
SkyWalker: *terbahak*
2good2betrue: kenapa dia?
Natur_Boy: 2good2betrue: kau datang di konser U2 kemarin?
2good2betrue: yeah, mereka keren
Razorblade: Kau juga muncul disana?
2Good2beTrue: Yeah
Razorblade: Hell! Berarti kau juga melihat kami kemarin?
Nature_Boy: Ini keren!
2Good2betrue: ??
SkyWalker: kalau kau datang ke konser itu, berarti kau sudah melihat kami.
Razorblade: Saatnya kau juga memperkenalkan diri, Man.
2good2betrue: apa maksudnya?
Nature_Boy: Kau ingat band pembuka konser kemarin?
2good2betrue: Ya, Redline
Nature_Boy: Bukan. Sebelum itu
Razorblade: Band tanpa nama
SkyWalker: Hush, The Next G
Nature_Boy: Itu kami...
Razorblade: Ya, tapi lupakan si vokalis sialan itu. Dia tidak masuk hitungan *terbahak*

(tidak ada jawaban)

Razorblade: Hei!
BUZZ!! *buzzed on personal window of 2good2betrue
Razorblade: Kau masih disitu?

*******************

BRENGSEK!!

Jordan mengumpat berang di kamarnya. Laptop di hadapanya masih berkedip-kedip menampilkan layar conferrence-chat itu. Bagaimana mungkin selama ini dia tidak menyadarinya? Jadi mereka adalah anak-anak itu? Teman-teman Ivy yang ditemuinya di konser tempo hari! Jordan memaki. Dia merasa dipermainkan. Identitas teman-teman cyber-nya benar-benar di luar dugaan.

Sialan kalian! Aku pasti akan mengingatnya!

Jordan meraih ponselnya dengan kesal. Sekarang dia benar-benar ingin high!

Devil wants to land on the shelter?? That is nonsense!

Yang ada justru,

This devil wants to spray the wings and destructs the world once again!

“Hei, man! Kau mau bersenang-senang? Bawa anak-anak kemari! Aku ingin berpesta sekarang juga!!"

bersambung.......

*********************************

Read previous post:  
32
points
(3139 words) posted by yosi_hsn 14 years 3 days ago
64
Tags: Cerita | cinta | American pie | band | dewasa | Novel | teen-live | yosi
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer yosi_hsn
yosi_hsn at AOM 9: His Cyber World (12 years 36 weeks ago)

Kenapa? kok nggak ada komentarnya? haduh, jadi penasaran...

Writer Handwriting
Handwriting at AOM 9: His Cyber World (13 years 33 weeks ago)
80

Ho kok bilang keren tapi kasi nilai 0??

Writer Bamby Cahyadi
Bamby Cahyadi at AOM 9: His Cyber World (13 years 42 weeks ago)
100

Mana nich cerita darimu? Kok belum posting yang baru, penasaran pengen kasih komen. Makanya aku cari cerita yg belum kukomen hehehe baguuuuus.

Writer pujangga
pujangga at AOM 9: His Cyber World (13 years 45 weeks ago)
70

Mengenai percakapan di layar MSN, user "2good2betrue".

  • Ada yang id nya pakai huruf besar.
  • Selain itu jarang sekali ada orang yang dalam 1 percakapan, kadang menulis dgn huruf kecil smua, kadang menulis dgn kombinasi huruf kecil dan besar.
  • Masih perlu koreksi untuk kerapihan penulisan.

    Writer ijazah_sd
    ijazah_sd at AOM 9: His Cyber World (13 years 47 weeks ago)
    90

    Versi englishnya pasti lebih keren nih. Hehe...ada kan?

    Writer Villam
    Villam at AOM 9: His Cyber World (13 years 51 weeks ago)
    90

    still on your best, yosi.
    aku agak lupa cerita sebelumnya, jadi aku terus bertanya2 kenapa jordan menjadi sepemberontak itu. itu aja sih, aku gak tau, apakah perlu penekanan tentang alasan2 itu sekali lagi di sini atau tidak.
    selain itu, udah bagus, yosi.

    Writer clme_13
    clme_13 at AOM 9: His Cyber World (13 years 51 weeks ago)
    80

    masi ga ngerti maksud b. ing di dpn itu apa,
    tolong kasih tahu ya gimana bikin font2nya miring, aku gak tau T_T hiks...

    Writer Alfare
    Alfare at AOM 9: His Cyber World (13 years 51 weeks ago)
    80

    (Oo, kusangka sesuatu kayak America's Online Magazine...)

    Bahasa inggris di bagian awal masih enggak jelas maksudnya apa, karenanya aku belum bisa ngajuin usul perbaikan grammar. (Ya, ADA yang tensis salah...)

    Humm, aku secara pribadi kurang suka alur adegan di sini. Tapi penulisannya bagus.