Sebuah Mimpi (Tentang Melukis Bidadari)

sejak dulu, hari ini, dan mungkin nanti
mimpi ini tetap terpatri dalam diri
mimpi tentang lukisan bidadari yang kuracik dengan tangan sendiri
seorang bidadari mungil yang kupakaikan kerudung untuknya
dengan senyum penuh cinta nan memesona

bidadari itu adalah anak-anak surga yang kudamba
anak-anak-wanita-surga!
yang tercipta dari luapan cinta dua insan berbeda
anak-anak dengan warna putihnya
yang kemudian kucelup dalam tintaNya
anak-anak surga itu akan berlari
memanggilku, "Abi!, Abi!"
kemudian kucium putih pipinya dan kugendong ia
mengitari lautan cahaya
kuberi ia ribuan tegukan telaga surga
aku akan selalu menjaganya melebihi aku menjaga nyawa yang melekat pada raga

setelah besar nanti
ia akan menjadi bidadari
yang melukis bumi dengan bening hati
bidadri itu akan datang kepadaku dan berkata, "jazakallah Abi!"
ia kan tersenyum kepadaku
dan kali ini, ia yang mencium keriput pipiku
maka, setitik air telah terjatuh dari mataku
air mata haru
airmata yang merupakan mataair rindu
airmata yang mengatakan bahwa sebuah perjuangan melukis bidadari telah kutuntaskan

rafif amir ahnaf
nOV, 30, 2007
setelah melihat anak-anak surga dengan kerudung mungilnya

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
60

Lebih tepat menjadi sebuah cerita. ^^ salam

70

dunia akan sejuk oleh senyum bidadari2 yg terjaga bening hatinya.

mas rafif tergabung di FLP yah? sungguh kebetulan saya dulu pernah masuk FLP Jogja..:)

70

lumayan...untuk yang kangen2

50

sebuah kerinduan yang mendalam tentang kehadiran seorang putri
mendalam tapi sajak yang Fatimah itu lebih menyentuh rasanya

70

pasti sangat lucu sekali bidadari kecilnya yah...

50

kok ga ada yang kasih koment yak?
(binun)