Tentang Burung Hantu

Bolehkah aku mengadu?
Mengadu tentang apa saja…
Tentang matahari yang gagah itu…
Tentang bulan yang anggun dan menawan…
Tentang bintang kejora yang memiliki cahaya terang…
Ataupun
Tentang burung hantu yang menangis pilu…

Pernah aku mengadukannya
Pada orang-orang yang kusebut teman
Pada dia yang kupanggil sayang
Mengadukan semua
Tentang matahari,
Tentang bulan,
Tentang bintang…

Tapi,
Tidak tentang burung hantu
Burung hantu yang menangis di sela-sela nyanyian
Yang merintih diantara mimpi-mimpi
Burung hantu yang gundah jiwanya
Yang risau hatinya
Burung hantu yang terluka
Yang laranya mengendap di dasar rasa

Karena mereka tak mau dengar,
Karena dia tak mau tahu,
Tentang burung hantu itu…
Yang hanya bisa membagi pilu pada daun-daun layu
Yang hanya mampu meratap pada kegelapan

Burung hantu itu sendirian

Apa karena dia tak seindah merak?

Atau…

Karena dia aku?

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer BiEee
BiEee at Tentang Burung Hantu (12 years 39 weeks ago)
70

keren

pencitraan n gaya bahasanya ok, bnyk pk bhs kias tp gk berlebh kern

ditunggu untuk koment ke karya gw ya

Writer takiyo_an-nabhani
takiyo_an-nabhani at Tentang Burung Hantu (12 years 46 weeks ago)
70

Assalamu'alaikum
Salam kenal
Baik sekali paparan puisi Anda, namun perhatikan metafor yang Anda gunakan. Imbuhan "di", bila menyatakan tempat,maka penulisannya terpisah. Misal "di antara mimpi-mimpi".
Secara keseluruhan, perhatikan ide dan kembangkan lai warna dalam ide tersebut
Semangat

Writer indra setiawan
indra setiawan at Tentang Burung Hantu (12 years 48 weeks ago)
20

burung hantu tidak gundah jiwanya di kala malam, karena ia memang hidup di tengah malam, lalu apakah ikan di lautan berbahagia karena tak punya nama?

Writer Jabal_Nur
Jabal_Nur at Tentang Burung Hantu (12 years 50 weeks ago)
70

Karena tak ada yang sanggup menatap matanya.

Writer birahilaut
birahilaut at Tentang Burung Hantu (12 years 50 weeks ago)
50