Di PojOK angKOt

seperti pagi biasanya, ku bangun penuh dengan semangat, palagi hari ini aku ada ujian. akupun tak lupa untuk bersolek didepan kaca kesayanganku, yang setiap kali ku berkaca, pasti aku akan terlihat sangat cantik, ya seperti pagi ini aku menggunakan baju warna merah muda,dan lipgloss yang begitu mengkilat.
entahlah...kaki ku kurasa sangat berat untuk ku ayunkan, ransel yang ku bawa pun kurasa sangat malas ku bopong, tapi sudahlah... ini hanya perasaanku saja,lagian peralatan ujian sudah ku bawa semua.
"Andrea...cepet sarapan nak..."
nah ibu sudah memanggilku.
saatku sampai dijalan raya, seakan ada yang terlupakan, entah apa akupun tak tau, kurasa secangkir teh madu buatan ibu sudah ku minum, si mocci Kucingnku pun tak lupa ku beri makan.

"aduh apa yang aku lupakan,,,?"
Angkot yang akan mengantarkanku telah terlihat, aku segera naik,
"waduh.. macet nih..."
sesaat ku ingat hari minggu
"oya... pasar kaget..."
banyak orang-orang yang turun segera menyerbu ribuan barang yang super murah itu.Tinggallah aku sendiri yang berada di pojok angkot.
"Tuhan kirimkanlah aku kekasih yang baik hati..." sseorang pengamen menjajakan suaranya padaku. aku pun segera mengambil dompet, dan taukah apa yang terjadi???
"YaAllah... uang ku dimana?"
ingatanku berputar mencari ingatan yang masih tertidur.
"Ya Allah... uangku kusimpan ditas kecil."
sontak aku gelagapan, kaget... '
'gimana nih' tanyaku dalam hati.
kulihata pengamen malah mentertawakanku puas...
"sial... ditertawakan lagi.."
aku ga bisa berpikir panjang, ku lihat sopir telah membaca gerak-geriku, aku semakin binggung.
akhirnya...
" pak maaf... uang saya ketinggalan," terbata ku mencoba jujur.
" aduh neng mau kemana?"
"saya mau ujian , mau ke Dago... gimana dong pak...saya hanya punya giwang ini.."
" eh ga usah.. nih neng mau Ke Dago kan, mau ijuan lagi, neng pake angkot itu saja, mang mau puter balik," ucap sopir angkot itu penuh kasih, sembari menyodorkan uang Rp 4000,-
" Ya Allah .. bapak baik sekali, malah mau menolong saya..." tuturku sembari menangis bombay.
akupun segera berlari, karena kurasa aku sudah terlambat mengikuti ijian, selam perjalan tak henti ku ucapkan syukur, dan menangis semabri ditahan.
"Rabb... terimakasih atas pertolonganMu ini, jagalah bapak tadi dan mudahkanlah rezekinya amien..."
doaku seraya mengusap air mata yang tak bisa lagi ku redakan.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer yosi_hsn
yosi_hsn at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
80

Bagus sih. Cuma saya nggak suka sama kalimat-kalimat awalnya. Agak berkesan narsis ya.. kekeke

Writer Bamby Cahyadi
Bamby Cahyadi at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
80

Nice story. Bagus. Menyentuh.

Writer sweet_nida
sweet_nida at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
80

Kejadian yang sama pernah terjadi padaku ^^ Boleh nanya ga??? Ujian apa ya kok diadakannya hari minggu???

Writer MU_saphire
MU_saphire at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
50

WAHH
Saya juga pernah ktemu orang kayak gitu, ternyata masih ada!

Writer bintang alzeyra
bintang alzeyra at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
70

bagus, cuman aku agak risi dengan penggunaan ku untuk pengganti aku yang kadang ga pas aja.

Writer lakhesis_cards
lakhesis_cards at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
100

tapi untuk manusia yang sudah menginsiprasi irmawati dalam menulis cerita ini...

Writer pikanisa
pikanisa at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
70

Mengingatkan cerita ku juga. Ah.... supir mobil koinku...........

Betapa baiknya.....

Writer _aR_
_aR_ at Di PojOK angKOt (12 years 31 weeks ago)
90

jarang2 ada supir angkot baek kayak gituh...
cerita yg bagus,,,

but, rapihin penulisannya lagih yah ;)