Sisy & tiga sahabat

"Sisy sayang!!!, Bunda pergi arisan dulu ya!" suara parau milik nyonya Muchtar membahana di ruang tengah. Sisy tampak berguling-guling di karpet depan Tv.
"Mbok!, jangan lupa Sisy di keramas dan di dandani ya!. Pakaikan pita juga biar tambah manis" lanjut nyonya Muchtar pada mbok Siti, pembantu setianya.

"Iya, nyah" jawab mbok Siti patuh.

Sepeninggal sang tuan rumah, mbok Siti langsung menjalankan perintah. Di mandikannya Sisy, lalu lengan sigap di keramas dan dibilas dengan sangat hati-hati. Seperti biasanya Sisy tidak rewel jika dimandikan oleh mbok Sity dan ia sangat menikmati ketika rambutnya disisir dan dikeringkan dengan hair dryer. Tak lupa mbok Siti menaburkan bedak di badan Sisy dan memasang pita warna pink di kepalanya. Sisy tampak manis dan wangi sekarang. Mbok Siti tersenyum puas dengan hasil kerjanya. Begitupun Sisy tersenyum bangga dengan penampilannya. Lalu ia berjalan anggun bak model fashion show menuju teras rumahnya.
=====================
=====================

Abel menggeliat di tempat tidur sesaat setelah ia membuka matanya. Dari kejauhan terdengar derap langkah mama Lisa.
"Pagi sayang!" ucapnya lembut seraya menyodorkan susu untuk sarapan Abel pagi ini. Abel masih tampak ogah-ogahan di tempat tidurnya.
"Mama berangkat ke kantor dulu ya sayang," mama Lisa mengangkat Abel dan menciumnya singkat. "Dadagh Abel" lambai mama Lisa sambil meninggalkan Abel. Abel hanya menatap mama Lisa sampai menghilang dari pandangannya.
"Huh, hari yang membosankan" gerutunya, "Lebih baik aku main ke rumah Sisy aja dech." Ia bergegas meminum susunya lalu beranjak menuju pintu belakang rumahnya. Ia meloncati pagar pembatas rumah mama Lisa dan keluarga Muchtar. Abel tampak celingukan di halaman belakang rumah tetangganya itu, tempat biasanya Sisy bermain bersama mbok Siti. Matanya menelusuri tiap sudut halaman, namun yang dicari tidak ditemukan. Ia lalu berjalan kearah teras, dan ia tampak terperangah melihat Sisy lebih manis dari biasanya.
"Hai, Sy!" sapa Abel, "Kamu manis banget hari ini"

"Hai juga, Bel" Sisy tersenyum. "Kamu mimpi kali liat aku jadi manis" candanya.

"Suer dech!" ucap Abel meyakinkan.
============================================

Di seberang jalan rumah nyonya Muchtar, tampak dua sahabat bertemu dan terlibat percakapan.
"Hai Tom!" sapa Molly.

"Hai juga, Mol"

"Eh, kamu udah tau blum, Tom. Gosip terbaru"

"Gosip apa, Mol?" tanya Tommy penasaran.

"Pak Dimas yang tentara itu sekarang pelihara anjing. Namanya Blacky"

"Yang tetanggamu itu ya?"

"Iya, kemarin aku sempat dikejarnya, untung majikanku segera nolong aku. Kalau gak, aku gak tau dech kaya apa jadinya" terang Molly sambil bergidik ngeri membayangkan peristiwa menegangkan yang dialaminya kemarin.

"Syukur dech kalo gitu," ujar Tommy lega. "Eh, itu Sisy dan Abel" Tommy memandang lurus ke teras rumah di seberang jalan.

"Oh iya," ucap Molly ketika mengikuti arah pandang Tommy. "Kesitu yuk!"

"yuk!"
Akhirnya mereka berdua berdampingan menyeberangi jalan.

"Hai Sy, Bel" ucap Molly ketika sampai di pekarangan. Tommy hanya tersenyum.

"Hai!" balas Abel dan Sisy berbarengan.

"Kamu manis banget, Sy" ujar Tommy kagum.

"Iya Sy, kamu manis banget" sambung Molly.

"Ah kalian bisa aja" Sisy tampak malu-malu kucing.

"Tuh kan tadi juga udah aku bilang, kamu manis banget hari ini. Gak percaya sich!" Abel merasa senang dua temannya yang lain sependapat dengannya.

"Terima kasih ya!" ucap Sisy berseri-seri.

"Eh, udah tau gosip baru apa belum?" tanya Molly tiba-tiba.

"Gosip apa?" Sisy penasaran.

"Iya gosip apa?" Abel ikut bertanya. Akhirnya Molly mulai bercerita gosip yang sama seperti yang diceritakannya pada Tommy tadi. Sisy dan Abel tampak menyimak.

"Wah, berarti kita harus hati-hati tuh sama si Blacky" usul Sisy setelah mendengar semua cerita Molly.

"Iya betul" timpal Abel sambil mengangguk pelan.

Mereka terus mengobrol segala hal, mulai dari gosip, makanan favorit dan kebiasaan para majikan. Tiba-tiba dari arah seberang jalan, terlihat seorang ibu setengah baya sedang berjalan sambil menatap kearah mereka. Ibu ini memakai daster motif bunga warna coklat, sedangkan di tangannya terdapat sebuah kalung dari pita warna hitam dengan lonceng kecil di tengahnya.
"Aduh Molly, mbok cari kemana-mana, ternyata kamu disini" ucap wanita itu yang ternyata diakui oleh Molly sebagai pembantu di rumahnya, Mbok Maya namanya. "Ayo cepat sini! kamu dicariin sama nyonya. Dia mau memberikan kamu ini loch" mbok Maya memperlihatkan kalung itu pada Molly.

"Teman-teman aku harus pulang nich," ucap Molly.

"Aku juga dech, takut majikanku nyari" sambung Tommy.

"Oke, hati-hati ya Mol, Tom" ucap Abel pada mereka.

"Kapan-kapan main lagi ya!" Sisy menimpali.

"Iya, dadagh!" ujar Tommy dan Molly berbarengan.

"Dadagh!"

Tommy lalu berlari melewati mbok Maya dan segera menyebrang jalan menuju rumahnya. Molly pun segera meloncat ke gendongan mbok Maya. Mbok maya lalu memasangkan kalung yang dibawanya ke leher Molly. Molly pun tersenyum lalu mengeong manja tanda ia menyukai kalung di lehernya.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer neisca
neisca at Sisy & tiga sahabat (14 years 30 weeks ago)
50

imajinasinya lumayan bagus.Perlu dikembangkan lagi tulisan seperti ini.
*salam kenal juga, Ari.

Writer Uung
Uung at Sisy & tiga sahabat (14 years 30 weeks ago)
70

ada2 aja ide na

Writer rajinskali
rajinskali at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
70

weleh . baru ngarti , kucing bisa ngegosip euy . kupikir cuman orang yg bisa . wakakak .

Writer punk5
punk5 at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
100

jgn2 senyum kucingnya lebih kece daripada yang punya heuheuheu..

Writer dimas_rafky
dimas_rafky at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
50

Finally, nama gw dipake jg. Wew, tambah rajin posting aja nih! Bagus lah..

Writer radysha
radysha at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
70

kucing nge-gosip juga yaa ... nonton infotainment jga ngga? hahaha ... Nice ... ^_^

Writer niFa_nFa
niFa_nFa at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
50

Ya,kali ya. Sip. Aq ngebayangin sisy yg lutu. Ehm,coba sisynya ddeskripsikan lg kmanisanny. Good!

Writer Halusinasi
Halusinasi at Sisy & tiga sahabat (14 years 31 weeks ago)
80

Hahaha kalo kucing tersenyum tuh kayak mana?