Dua Sisi

Di satu sisi
Bayanganku melangkah tertatih-tatih
Menuju sungai penuh dengan madu
Namun di sisi lain
Kakiku berlari dengan cepat
Menuju jurang penuh dengan jebakan

Di satu sisi
Halusinasiku memandang indah
Sebuah fatamorgana istana nan megah
Namun disisi lain
Di depan mataku terlihat
Syahwat dan nafsu manusia layaknya di dunia binatang

Di satu sisi
Samar-samar kuhirup
Harum semerbak wangi surga
Namun di sisi lain
Nampak jelas ku mencium
Aroma bau busuk dari neraka

Di satu sisi
Ku mendengar bisikan
Ceramah dan tausyah menyentuh jiwa
Namun di sisi lain
Gendang telingaku mendengar
Alunan romantisme dan hentakan kebisingan

Di satu sisi
Kuberucap dan berkata-kata
Tentang kebaikan dan kebenaran
Namun di sisi lain
Aku berteriak dengan lantang
Tentang dusta dan kemunafikan

Di satu sisi
Aku berjalan lurus menuju
Dzat yang tak terhingga
Namun di sisi lain
Aku berbelok menuju
Makhluk penuh dengan tipu daya

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer aiame
aiame at Dua Sisi (13 years 48 weeks ago)
80

nice poems =)
walopun kata2nya masih aga susah dimengerti. Tapi ciri khas dr puisi sih ya. ga mudah tuk dimengerti xD

Writer melangkah_pergi
melangkah_pergi at Dua Sisi (14 years 5 weeks ago)
50

Huaaa sisi2 dr manusia yg berlwanan

Writer verri
verri at Dua Sisi (14 years 25 weeks ago)
70

wah ga ada comment pasti..
soalnya dah keren..
^^

Writer mellkusuma
mellkusuma at Dua Sisi (14 years 25 weeks ago)
80

dua sisi yang berbeda ada pada diri dan hati kita.
nice poem.

Writer buayadayat
buayadayat at Dua Sisi (14 years 25 weeks ago)
70

bahkan keseimbangan itu pun berbentuk kebimbangan..