Menanti Untuk Pergi, Lalu Mati Untuk Menemui

Di sini kuterjebak
Dalam permainan penuh kebohongan
Ku terbuai dan terlena
Dalam keindahan semu dan menggoda

Ku ingin berada di sana
Jauh dari nafsu dunia
Andai saja ada di sini
Tentu aku sudah melangkah

Walaupun di sana hidup di tengah hutan dan lereng pegunungan
Di fitnah dan di buru oleh para raksasa peradaban
Tapi masih tetap ada keinginan
Untuk bersua dengan “kematian”

Walaupun di sana suasananya tak aman
banyak penderitaan dan penindasan
Nyawa-nyawa berterbangan
Tak menggoyahkan rasa ingin menemui kedamaian

Meskipun kedamaian itu kutemui
Setelah tubuhku tertanam selongsong kematian
Atau tubuhku hancur terkena dentuman
Oleh musuhku yang dipengaruhi musuh utamaku

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
70

jangan menyerah!

60

endingya... mhh...

50

endingnya...

80

suatu saat aku juga akan menemui kematian, tinggal menunggu waktunya tiba. merenung.

80

sebagai manusia...agak nelangsa juga bacanya....

70

semua emg bakal mati om :)

70

mencari keabadian dalam kematian.. perenungan yg tajam, meski bait-2 seperti agak keluar dari perenungan, seperti kepasrahan..