A.Arifin : Comments

Writer Rusty Wilson
Rusty Wilson at (5 years 14 weeks ago)

Kayaknya saya setuju dengan asumsinya Thiya Rahmah.
Selain itu, kayaknya saya ga dapet jawaban lain.
.
Ngomong-ngomong, mestinya di tag-nya disebut komedi nih ceritanya. Hahahahahaha.... Lucu lho. xD

Writer Grande_Samael
Grande_Samael at (5 years 15 weeks ago)

Kurang mengerti apa maksud yang ingin disampaikan dari cerita ini, hahaha

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at (5 years 16 weeks ago)

Bhak! XD
Prof. Eucaliptus, saya langsung keinget iklan obat anti nyamuk ... atau salep ya #Utak-atikRadio(?)
.
Ini unik, saya suka, meski secara keseluruhan saya tidak paham.
Planet Kangaroo mungkin meledak karena si jingga melanggar peraturan dan berdampak chain effect ke penghuni lainnya.
.
Oke, itu amsusi ngasal, tapi cuma itu yang bisa saya dapat.
.
Salam '-')/

Writer BlackWings
BlackWings at (5 years 16 weeks ago)

Maaf, tetapi aku gak paham. Mungkin faktor karena aku ngantuk juga nih /gak
- Anda harus pakai kapital --> And a
- Setelah kata 'Namun', wajib ditambah dengan koma.
Dan, masih ada kalimat yang gak efektif. Seperti : "Namun, sayangnya berpuluh-puluh ...." Seharusnya namunnya diilangin aja biar enak dibaca.
Oke. Sekain, salam kenal~ :*
BTW, pembukaanmu cukup menarik . kembangkan lagi ya

Writer Nine
Nine at (5 years 16 weeks ago)

Kalo kesan pembacaan saya masih merasa datar. Pun saya juga bingung mana karakter utamanya. Masih ada lanjutannya kah?

Writer kartika demia
kartika demia at (5 years 16 weeks ago)

.
Kagak paham eyke, cyiiin -__-
Ini bersambung apa nggak? Gak ada kesannya soalnya ini terlalu pendek, coba ini dipanjangin jadi kayak apa, pasti seru ^^
.
diantara--> di antara
.
Dialog awal sekalipun berada di tengah narasi selalu ditulis kapital awalannya.
.
tuan Kangaroo--> Tuan Kangaroo

Writer vinegar
vinegar at (5 years 28 weeks ago)

Ini telling banget, seperti ngedongeng... :v :v

Writer dexter
dexter at (5 years 31 weeks ago)

bagus !!

Writer kartika demia
kartika demia at (5 years 33 weeks ago)

.
Saya ambil salah satu contoh paragraf yg tidak efektif:
.
Misalkan, pada suatu pagi yang indah. Kamu terbangun dan mendapatkan sepasang sayap yang sangat indah tumbuh di punggungmu. Kamu girang bukan main. Tanpa pikir panjang kamu berlari keluar lalu mencoba kedua sayapmu. Pada awalnya kamu melayang setinggi sepuluh meter. Karena terlalu senang kamu melayang semakin tinggi.
-->>
Misalkan, pada suatu pagi yang cerah, kamu terbangun dan mendapatkan sepasang sayap
yang sangat indah. Kamu girang bukan main dan tanpa pikir panjang berlari keluar lalu mencoba mengepakkan sayap. Terbang setinggi sepuluh meter membuatmu kepayang, lalu kamu melayang semakin tinggi.
(hindari menggunakan kata yang berulang-ulang, karena membuat pembaca bosan)
.
... Sebelum itu jangan berharap deh.” -->> sebelum 'deh' kasih koma.
.
Apa yang bisa ‘kujual’ pada
wanita? Ketulusan kah? Kesetiaan kah? Kenyamanan kah? Perhatian kah?
(penggunaan kata 'kah' terlihat terlalu berlebihan disini. Kesannya penulis terlalu menekankan pertanyaan itu. Padahal pemakaian tanda tanya itu saja sudah cukup.
.
disisi-->> di sisi
.
Lalu apa ini? Ini cerpen? Saya kayak baca curhatan sih.

Sekian.
Jika ada kata yang menggores luka, maafkan. :-D
Salam manis :v

Writer A.Arifin
A.Arifin at (5 years 33 weeks ago)

Sip dah thanks sarannnya mas bro