Chie_chan : Comments

Writer Chie_chan
Chie_chan at (13 years 5 weeks ago)

wew... makasih. gak salah nih sebut chie "senpai"??? hwhwhwhwhw...

Writer Ga4bloo
Ga4bloo at (13 years 5 weeks ago)

Puisi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.

Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan, meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia, yang menjadi sumber segala kreativitas.

Baris-baris pada prosa dapat berbentuk apa saja (melingkar, zigzag, dll). Hal tersebut merupakan salah satu cara penulis untuk menunjukkan pemikirannnya. Puisi terkadang juga hanya berisi satu kata/suku kata yang terus diulang-ulang. Bagi pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi tersebut menjadi tidak dimengerti. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala 'keanehan' yang diciptakannya. Tak ada yang membatasi keinginan penulis dalam menciptakan sebuah puisi. Ada beberapa perbedaan antara puisi lama dan puisi baru

Writer Ga4bloo
Ga4bloo at (13 years 5 weeks ago)

klo ini puisi, ok2 aja.
Untuk disebut puisi, ga perlu kata2 yg terselubung dan puitis.
kegamblangan yg polos pun bisa jadi kelebihan suatu puisi.
Bentuk ato struktur jg ga perlu dipermasalahkan..

mungkin artinya dangkal, tetapi yg dilihat disini bkn kedangkalan pikiran/perasaan, tp kenaifan jiwa yg masih hijau. lgan ekspresi dan perwujudan 'cinta' sendiri berbeda2 tergantung org yg merasakan.

Writer Chie_chan
Chie_chan at (13 years 5 weeks ago)

w0keh... makasih d buat shinichi-senpai yg k0men2nya... eh, cerdik n mengesankan banget.
sejak awal cerita fanfic ini cuma buat iseng sih. sama skale gada pikiran buat ngejadiin "masuk akal." abis kalo menyinggung pl0t gemnya sendiri, ada bumbu2 yg memang kelewat fiktif kan. chie mikirnya cerita fanfic dari gem macam itu gak perlu "masuk akal"2 banget, jadi bukan berarti chie gak kepikiran s0al p0in2 yg kakak sebutkan.
anywae makasih bnyak l0h buat masukannya
Ahak hak hak jg

Writer Chie_chan
Chie_chan at (13 years 5 weeks ago)

:O
y mungkin memang bkn k2nya... ini tulisan curhat kebawa songfic. chie pkir lebih gak nyambung dimasukkan ke kateg0ri pusi, jd di p0st sbg cerita. abis keknya ada jg kan yg buat s0ngfic di kekom ini... maaf bkin bingung kak :lol:
jd bukan puisi bukan cerpen...
n yg pasti bukan gurauan, kak :D
orang lg patah hati dibilang bergurau...........

Writer Shinichi
Shinichi at (13 years 5 weeks ago)

Jangan merasa gimana yak? Soalna cerita yg kamu ini beda banget sama yg saia baca pertama kali (curhat yg kamu akuin). Kenapa gak nulis tentang cinta tadi kayak gini? Lebiy mengarah ke cerita kan?

Walaupun demikian, saia cukup suka dengan cerita kamu ini. Walaupun ada beberapa hal yang buat saia gak masuk akal. Mungkin biasa aja yak di beberapa daerah dengan budaya masing-masing, tentang menikah tanpa pemberitahuan orang tua, ditambah lagi Katie adalah kembang desa. Perlu diingat, DESA. Saia tak melihat nilai2 budaya yang dibawakan olehnya. Kenapa ia mau menikah dengan pria yang lima tahun dikenalnya tanpa sepengetahuan calon mertuanya? Saia tetep bingung dengan hal ini.

Selanjutnya, mungkin permintaan Ibu tokoh utama yang kesannya aneh. Saia gak mau mengatakannya "dipaksakan". Tapi seperti itulah yang ada. Dan permintaan Jack juga terlalu "out of topic". Ia sendiri sudah tahu bagaimana (tentunya) membangun desa itu kembali. Lima tahun dengan kecintaan penuh. Meninggalkannya untuk waktu sebulan saja saia rasa (jika jadi dia) itu sudah terasa setahun. Lalu bagaimana pula ia mengambil keputusan agar adiknya sendiri (tokoh utama) yg notabene minim pengalaman (bahkan tak menyukai) segala hal tentang pertanian, menggantikannya di perkebunan? Lalu ia sendiri ada di kota bersama isteri dan orang tuanya hanya karena ibunya ingin lebih lama bersama menantunya? Bukankah ini sangat tak biasa? Menurut saia, penunjukan tokoh utama mengawasi perkebunan itu adalah jalan tercepat menghancurkan perkebunan itu sendiri. Kamu sebagai Jack, mau gak memercayakan sesuatu yang kamu mulai dengan susah payah pada orang yang tak terbukti kemampuannya di bidang itu? Jangan kan tak terbukti, ia bahkan tak mengenal hal tersebut?

Lalu, untuk mengenal menantu, Sang Ibu terlalu aneh meminta mereka tinggal di rumahnya selama setahun. Dan Jack tak perlu tinggal di rumah itu sepanjang hari selama setahun kan? Ia bisa saja seminggu di desa, seminggu di kota, atau terserah bagaimana ia mengaturnya. Bisa saja kan ia harus disana selama sebulan, sisanya berada bersama keluarganya?

Saia rasa, kamu butuh baca plot cerita ini kembali, menyusun rangkain sebab-akibatnya, kelogikaannya, agar pembaca ikut merasakan dilema moral yang tokoh utama alami. Seperti yang kamu mulai dalam paragraf awal. Bukan hanya "Harvest Moon" sebagai umpan saat memancing.

Tapi, ini hanya ucapan kacau dari saia. Boleh kamu lupakan. Hehehe

Salam dan Kip Nulis.

Ahak hak hak

Writer Shinichi
Shinichi at (13 years 5 weeks ago)

flat

Writer Shinichi
Shinichi at (13 years 5 weeks ago)

Chie_chan wrote:
ini curhat kak... kejam banget dibilang gurauan :crying:

Hooo, curhat yak? Ada dua kategori dasar karya yang bisa diposting di kemudian.com

1. Puisi;
2. Cerpen.

Pengertiannya sendiri bisa kamu minta tulung sama Tante Wiki dan Om Gugle. Masalahna, bentuk yang kamu buat ini membingungkan saia lho. Masalahna bukan di isi, semua kan curahan hati, persepi penulis, analogi atas pengamatan, dll.

Jadi, yg saia maksudkan bukan curhat, atau essainya, melainkan ini termasuk apa.
Cerpenkah atau puisikah? Jika yg pertama, cerpen kok gak kayak cerpen (ada ciri2nya) begitu juga dengan puisi.

Lalu? gimana dong?

Writer Chie_chan
Chie_chan at (13 years 5 weeks ago)

ini curhat kak... kejam banget dibilang gurauan :crying:

Writer Chie_chan
Chie_chan at (13 years 5 weeks ago)

Buat kawan2, kakak2, atau siapa aja yg baca n memp0st k0mennya...
makasih banyak,, arigat0u g0nzaimasu,, xiexie,, kamsahamnida :D
Melihat banyaknya k0mentar serupa yg mengatakan karya ini "terlalu lugas", chie rasa sedikit penjelasan diperlukan disini. :o
1) tolong perhatikan karya ini bukannya gak sengaja dipost di bagian "cerita."
karya ini BUKAN sebuah puisi. ini lebih merupakan curhatnya pengarang.
2) satu lagi, kalau yang membuat kawan2/kakak2 mengira karya ini puisi adalah kalimat-kalimat yang pendek dan penggalan-penggalan khas puisi... itu karena ini adalah SONGFIC....
Maaf buat yg salah paham, dan skali lg makasih buat k0mennya :)
Chie_chan