kukuhniam : Comments

Writer trisun123
trisun123 at (3 years 48 weeks ago)

ga nyangka, ternyata plot twist...

Writer kukuhniam
kukuhniam at (3 years 49 weeks ago)

maaf ya nine karena belum memuaskan dalam memberi kesan,hehe

Writer Nine
Nine at (3 years 49 weeks ago)

Untuk kesan pembacaan, awal-awal saya sudah mulai menikmati tingkah laku kedua tokoh di sini, pas di ending--dengan plot twist yang seakan-akan memutar balik mood pembaca--saya jadi kehilangan sensasinya. Mohon maaf sebelumnya, tapi reaksi saya terhadap ending cerita ini terasa datar. Ya, saya juga belum tentu bisa buat yang beginian sih, ahahahhaa, tapi setidaknya inilah kesan pembacaan yang saya dapatkan. Mohon maaf kalau kurang berkenan.

Writer kukuhniam
kukuhniam at (3 years 50 weeks ago)

salam cit... makasi uda mampir...
Aduh iya ya cit, abis ngomong "Gigies" terus "Dia" logikanya dianya itu Gigies kan kayaknya.
sepertinya saya cit yang kurang berbakat menerjemahkan maksud dan tujuan..
Maksud saya Gigies berjuang keras mencari makna sedihnya dimana? Kan luki bilang lagu sedih...
Sori nih cit, lagi gak pingin yang serius-serius sih

Writer citapraaa
citapraaa at (3 years 50 weeks ago)

Bisa..

Tapi Gigies tahu, itu untuk menenangkan hati. Juga, bentuk ekspresi agar tak dikasihani.

Tiga hari lalu, dia patah hati.

Di atas keliatannya si Gigies yg patah hati, bukan Luki. Kalimatnya dibenerin coba (?)

Berarti si Gigies ini juga ga ngerti lirik lagunya ya. Soalnya dia berjuang keras memahami di awal, tapi ujung2nya bilang "perasaan".

Ini antara kaget karena ceritanya mendadak lucu / kesel karena ceritanya mendadak ga serius..

Salam~

Writer Thiya Rahmah
Thiya Rahmah at (4 years 1 week ago)

Kenapa ya, waktu baca ini tuh saya kebelet pengen cepat selesai aja (jangan ditiru).
.
Apa ya, apa ya, apa ya, waktu baca tuh unsur tegangnya kayak kurang, atau saya saja yang gak peka saat ini. Mendadak si Paris jadi pelakunya, mendadak Luki mencari-cari alasan, banyak kemendadakan yang sepertinya bisa diceritakan lebih pelan biar plek! Pas ending jadi puas (yah! Ngomong sih mudah).
.
Terus semangat menulis ( '-')9
Salam~~~

Writer The Smoker
The Smoker at (4 years 2 weeks ago)

Setelah pembacaan yg kelar beberapa hari lalu, lalu tadi gw sempet bego mikirin judulnya, mas, fufufu...
Apa yak, nggak tau persis sii mau komen apa. Karena gak ada kesan gimana juga pas kelar baca. Nggak jelek, tapi nggak greget juga. Mungkin cerita ini gak nawarin hal baru. Jadi ya biasa aja. Mungkin hal yg sempet gw niimatin tuh adalah pergulatan batinnya si Luki, meski gak terlalu hanyut juga.
Dan pas ending the smoker nyengir sendiri ikut2an Luki. Wakakakaka.
Oke, mas kukuh. *salaman*remesjemuran*

Writer kukuhniam
kukuhniam at (4 years 2 weeks ago)

bener juga mas, jadi gak ada jurang ya.
Sebenernya saya waktu itu masih nyari-nyari bahan soal venus. uda nemu, bingung mau ngembangin. eh uda hampir teng aja jamnya
tapi makasih masukannya sam

Writer Shin Elqi
Shin Elqi at (4 years 2 weeks ago)

Halo Sam Kukuh,
saya hendak komen, tapi nanti disangka menjatuhkan, jadi nggak jadi, #lah?
.
setuju aja deh sama komen-komen yang sudah-sudah.
.
anu, tambahan, saat adegan tokoh Ayah menjelaskan tentang pandangan orang pintar terhadap Venus dan lebih percaya pada cerita ibunya yang bernuansa dongeng, kok rasanya tidak imbang, ya?
.
"Bukan maksud menyangkal apa kata orang pintar, para ilmuwan itu. Hanya saja, dulu aku sama seperti anak kecil lainnya. Lebih menyukai cerita dari pada sesuatu yang ilmiah. Sesuatu yang diceritakan seperti dongeng, terasa lebih hidup dan memiliki kesan dibandingkan dengan cerita logis yang mengandung kata-kata sulit seperti yang kukeluhkan tadi."
.
kata ayahnya, tapi apa yang diceritakan oleh ayah tersebut tentang pendapat orang-orang pintar itu dasarnya dari dongeng juga (lebih tepatnya mitologi) yang tentu jauh dari kesan ilmiah dan logis.
.
ilmiah dan logisnya cuma satu, Venus itu planet bukan bintang, tapi selebihnya hanya anggapan termasuk kecantikannya yang mirip Dewi Aprodite (mitologi). Terus kenapa nama planetnya Venus bukan nama dewi yang dimaksud (Aprodite)? Meski kata si ayah akan menjelaskan detailnya nanti, tapi bagian tersebut penjelasannya harus diberikan saat itu juga
Menurut saya begitu, karena bagi pembaca yang tidak tahu akan merasakan jurang antara Aprodite dan Venus. Sama seperti anak-anak sekarang yang tidak tahu huhungannya antara TPI dan MNCtv (contoh macam apa ini?).

.
Sekian, maaf kalau tidak berkenan. Salam.

Writer kukuhniam
kukuhniam at (4 years 2 weeks ago)

iya ya mbk, terkesan menggurui ya ternyata. nggak natural gitu..mungkin efek akhir-akhir ini ising bikin non fiksi kali ya,haha