Kuro_kaze@akiba : Comments

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at (2 years 1 week ago)

Kritiknya sukarela kok kak, hehe.
Ada yang mengganjal kah di paragraf pertama kak?
Terima kasih sudah mampir dan menyempatkan untuk membaca.
Love xoxo

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at (2 years 1 week ago)

Terima kasih komentarnya. Saya senang sekali kalau ada teman-teman yang dengan baik hatinya mengomentari karya saya, bahkan kritik yang membangun.
Setiap individu di dunia ini akan terus berkembang dengan cara belajar, tidak peduli status dan pendidikannya.
Ilmu yang kakak berikan banyak sekali. Terima kasih banyak.
Terima kasih juga sudah menyempatkan untuk mampir.
Love xoxo

Writer nusantara
nusantara at (2 years 8 weeks ago)

untung dikasih terjemahnya jadi lumayan ngerti,
maklum orang gak sekolah gini ya gini lah,
bagus puisi begini membuat mikir ga berhenti dan mikir terus.
saya kira semua orang membaca dengan cara yang sama tetapi mengomentarinya berbeda-beda.
saya juga mau belajar komentar lah....
komentarnya gini...

mengutip ayat albaqarah;30.

manusia itu mahluk yang suka membuat kerusakan dan menumpahkan darah.
itu sisi negatif manusia.

tapi punya sisi positif yang menjadikannya berpotensi menjadi mahluk yang sangat mulia melebihi ciptaan yang lain yang Tuhan ciptakan.

jadi manusia yang banyak dosa juga tetap bisa dan tetap dipandang mampu untuk menjadi orang yang lebih baik dan meninggalkan atau menanggalkan sisi buruknya itu.

bukan sok alim atau sok tahu pake buka ayat segala ya ini.
ini pengetahuan dari Tuhan yang mengajarkan bahwa jangan melihat kepada potensi buruk manusia itu yang akhirnya ada semacam ketidak inginan dari yang merasa lebih baik bahwa manusia itu bila diberi ilmu akan semakin merusak dan semakin menumpahkan darah.

Tapi kan sisi positif dari manusia itulah yang pada akhirnya Allah memerintahkan kepada malaikat untuk mengajarinya beragam ke-ilmu-an untuk menunjang kebudayaan dan peradabannya di sepanjang sejarah kehidupannya.

lalu....

jadilah manusia memilih keputusannya sendiri.
setelah ayat yang berbunyi wa'allamal adama asmaa kullaha.
jadilah tahu beragam keilmuan yang menunjang kehidupannya.
makanya disebut masa sapien. sapien itu artinya tahu.
tahu itu berarti mengenal ilmu yang menunjang kehidupannya secara mandiri walaupun ada pihak yang tidak suka yang disebut iblis.

iblis menjerumuskan manusia pada perbuatan dosa dan menjauhkan manusia dari Tuhan.

And the story become history.
history of human.

aduh, kira-kira nyambung ga ya ini komentar begini, hwehehehehe

namanya juga belajar komen.

Writer nusantara
nusantara at (2 years 10 weeks ago)

bagus, saya ga ngerasa perlu ngritik karya ini,
saya kira saya ini tipe orang yang kurang pandai mengomentari karya orang lain.
daripada nanti dikira sok pinter atau sok tahu, disini ga ada jump story nya ya??
haha,
mana karya terbaru nya??
posting lagi dong..
saya siap membacanya tanpa saran dan kritik tentang penulisan,
hehehehe
just reading..
keep writing!!!!

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at (2 years 13 weeks ago)

Terima kasih.
Terima kasih juga sudah menyempatkan untuk mampir dan membaca.
Love xoxo

Writer nusantara
nusantara at (2 years 25 weeks ago)

bagus

Writer ryandachna
ryandachna at (4 years 6 weeks ago)

Bagus ceritanya.

Kalo dipaksa ngritik mungkin paragraf pertamanya agak gimana gitu.

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at (4 years 13 weeks ago)

Wah, Terima kasih sekali.
Senang kakak bisa mampir dan menyempatkan untuk membaca.
Ternyata masih banyak yang harus diperbaiki ya? Terima kasih sekali lagi atas koreksinya. Saya akan berusaha lebih baik selanjutnya.
Salam kenal juga, saya pun masih pemula, member lama yang selalu merasa sebagai newbie ;p
Terima kasih lagi :D
Love, xoxo

Writer Naomi Amaris
Naomi Amaris at (4 years 13 weeks ago)

Oalah, ternyata... Twistnya keren. Tadinya kukira mereka bakal baikan kembali. Penyampaian ceritanya bagus. Penyesalan memang selalu datang terlambat ya. Jadi kebawa ceritanya, hehe. Jangan lupa penulisan kata depannya, Kak.
.
Kearah, dibawah --> ke arah, di bawah.
Setahu saya (Maafkan kesoktahuan saya), 'arah' dan 'bawah' itu menunjukan tempat, jadi penggunaannya dengan 'ke' dan 'di' dipisah; diberi spasi.

Ehm, tidak bermaksud menggurui. :D Saya suka cerita kakak.

#Saya sebagai pemula yang masih harus banyak belajar,
salam kenal dan keep writing!

Writer Kuro_kaze@akiba
Kuro_kaze@akiba at (4 years 14 weeks ago)

Terima kasih kak.
Terima kasih juga sudah mampir.
Love xoxo