samalona : Comments

Writer niNEFOur
niNEFOur at (6 years 8 weeks ago)

ini maknyus banget..
disatu sisi nusuk diri sendiri, disisi yang lain nusuk si pengemis, padahal hanya dengan sekali ayunan
"atas nista diri mohon maafkan
lebih miskin dari tanpa nasi
meski tak tengadah tangan
di trotoar pertigaan Ahmad Dahlan"
suka suka suka
saya juga suka begitu soalnya
ahahah :D
sambil nangis T_T

Writer samalona
samalona at (6 years 9 weeks ago)

Sudut pandang yang segar, yang lumayan membantu.
Terima kasih sudah mampir, MAmphibian.
Salam

Writer MAmphibian
MAmphibian at (6 years 9 weeks ago)

Mending diam sih daripada mengucap tapi tidak ditepati :(
Biarpun dalam hati berkecamuk, tapi lebih baik menahan diri

Writer samalona
samalona at (6 years 10 weeks ago)

Terima kasih sudah mampir, Wanderer.

Writer Wanderer
Wanderer at (6 years 10 weeks ago)

Mengingatkanku masihpun banyak yang luput dari pandangan, padahal bukan semata kekerdilan :')

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at (6 years 10 weeks ago)

Okey, nanti saya kontak.

Writer samalona
samalona at (6 years 10 weeks ago)

Sementara ini belum punya kerjaan tetap, Mbak. Saya tinggal dekat-dekat Malioboro. Kalau misalnya pas Mbak Dewi jalan-jalan ke sini saya tidak ada kegiatan, boleh dong kopi darat.

Writer dewi linggasari
dewi linggasari at (6 years 10 weeks ago)

Di Yogya tugas dimana? Tinggal dimana? Rencana saya lebaran di Yogya dengan anak-anak.

Writer samalona
samalona at (6 years 10 weeks ago)

Terima kasih sudah mampir dan mengapresisasi, Mas Arnold.

Writer arnotaikuda
arnotaikuda at (6 years 10 weeks ago)

bagus, terlebih lagi bait keduanya
kurang tidur memang membuat benak jadi lebih liar :)