Sang Terpilih : Comments

Writer panglimaub
panglimaub at (11 years 10 weeks ago)

Saya mau saran saja, kalau istilah shaman bisa nggak diganti istilah agak lokal dikit misal 'balian' atau 'kaum tabib' atau 'kaum peramal' gitu deh? XD

Writer panglimaub
panglimaub at (11 years 10 weeks ago)

Ksatriya = ksatria, ditulis begitu karena memang masih mengadopsi ejaan dari india (Brahmana, Ksatriya, Waisya, Sudra, Pariya). Gitu deh XD

Writer panglimaub
panglimaub at (11 years 10 weeks ago)

Saya kira andaikan anda memakai mandau, tidak akan terlalu masalah kalau anda membuatnya seperti ini :
Si tokoh memandang mandau yang ia dapat dari kawannya seperjalanannya dahulu. Siapa sangka ia akan gunakan mandau ini untuk membunuh orang-orang yang menghalangi jalannya? Gitu kan bisa XD. Atau pakai senjata macam pedang jenawi? Atau tongkat stigi?

Writer liza is rin
liza is rin at (11 years 14 weeks ago)

sebentar2.. kata2 mahapatih yg "ternyata keputusan itu salah" bukan? rasa2nya aku pernah membcanya. di buku gajah mada bukan? *me-recall memori

Writer liza is rin
liza is rin at (11 years 14 weeks ago)

tidak tidak tidak. ak tidak berlebihan. *pergi perlahan seraya menitikkan air mata gara2 dibilang lebay* aku jujur tauuuu,....

hers at (11 years 15 weeks ago)

Wah! Keputusan yang sangat berisiko dari seorang raja.
Mengirimkan pangerannya ke medan perang, apalagi hanya sebagai pasukan pembuka. Apalagi(yang ke dua kalinya) alasannya yang terkesan jauh dari nalar bahwa ijin sang raja yang hanya dikaitkan dengan historis kakeknya (Yuda) ketika berperang dulu. Ditambah pernyataan sederhana dari sang Yuda yang sekedar"ingin memanfaatkan ilmu silatnya".
-
Secara politis keputusan tersebut pasti akan menimbulkan anggapan bahwa sang raja memang sengaja mengirim kematian untuk Yuda (jika ia pewaris tahta). Isu yang berkembang biasanya dihubungkan karena ada pengaruh istri lain yang menginginkan anaknya sebagai pewaris tahta. Isu seperti itu sangat rentan dalam suasana suasana yang terjadi saat itu, efeknya selain gampang dimanfaatkan musuh juga akan menimbulkan ketidakpercayaan pada raja.
-
Secara tulisan, alur ceritanyanya pasti akan bertambah panjang dan menarik walau mungkin sedikit terbaca arahnya saat Yuda selamat atau mati.
-
Secara keseluruhan, saya suka.
-
Salloomm!!
Mampir dan cacilah aku.

Writer 145
145 at (11 years 15 weeks ago)

Tergantung senopatinya >_<
Napoleon, Suh**to, Ken Arok, jabatan mereka dulu tak tinggi-tinggi amat.
-
Sekedar membunuh Top-Man di suatu negara tak cukup untuk mengambil alih negara tersebut, terlebih jika pemerintahan sebelumnnya stabil dan berhasil mendapat dukungan rakyat.

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 15 weeks ago)

Karena jalan itu menjadi akses saat pangeran berkunjung ke Klarap hampir setiap bulan. Jadi tidak salah jika harus dibangun jembatan.
Btw, terima kasih komennya. Salam kenal ya.

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 15 weeks ago)

Karena jalan itu menjadi akses saat pangeran berkunjung ke Klarap hampir setiap bulan. Jadi tidak salah jika harus dibangun jembatan.
Btw, terima kasih komennya. Salam kenal ya.

Writer mas bows
mas bows at (11 years 15 weeks ago)

Ijin berpendapat
.
Cerita yang menarik.
Saya hanya merasa aneh di jaman seperti itu ada jembatan yang begitu panjang. Apalagi mengingat posisinya yang berada di tengah hutan. Bayangan saya, jikapun ada jembatan di tengah hutan biasanya hanya berupa batangan kayu/pohon tanpa papan-papan pijakan yang tertata rapih.
Jembatan seperti itu biasanya ada di dekat2 pemukiman yang ramai. Fungsinya tiada lain untuk mempermudah akses perdagangan.
.
Tapi sekali lagi, itu hanya bayangan saya.