Sang Terpilih : Comments

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 16 weeks ago)

Kamu juga terlalu berlebihan. Padahal beberapa bagian cerita salah kaprah.

Writer Rea_sekar
Rea_sekar at (11 years 16 weeks ago)

Ini... KE REN
.
Bener-bener deh, memakai nama dan suasana lokal malah membuat segalanya tambah keren! Anda hebat, bang Rio! Saia iri!!
.
Ayo ayo mana lanjutannya? Haha...

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 16 weeks ago)

Kamu terlalu berlebihan....

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 16 weeks ago)

Golongan penguasa, golongan hamba, golongan pedagang, dan golongan shaman. Ini sebelum kedatangan Hindu-Budha, katanya. Setelah itu baru muncul golongan Ksatriya (yg entah kenapa penulisannya aneh banget).

Writer liza is rin
liza is rin at (11 years 16 weeks ago)

aku suka ini! ceeitanya yang benar2 membawa siriku untuk menjadi saksi mata dari cerita ini. *lebay yah? tapi inilah yang ak rasakan. cara kk bercerita sudah nyris menyerupai penulis gajah mada. hahaha..! daku salut, kak! :D

Writer liza is rin
liza is rin at (11 years 16 weeks ago)

seharusnya sih masih, kak. tpi entah masuk ke kardus mana. hehehehe..
ooohhhh... kk coba cri di internet aja, kak. siapa tau ada gitu.

Writer 145
145 at (11 years 16 weeks ago)

Tambahan saja: Kalau tak salah, ada beberapa artikel menarik di www.wacananusantara.org yah siapa tahu saja bisa menjadi emm tambahan informasi.

Writer 145
145 at (11 years 16 weeks ago)

Heee begitu ya? Buku yang menarik.
Hmmm tentang penggunaan istilah shaman, menurutku, mungkin, entah karena penulis buku itu orang asing, atau mengutip karya/hasil penelitian orang asing. Hmm istilah shaman secara generik digunakan untuk menyebut 'dukun' atau 'ahli pengobatan' yang ada dalam berbagai kebudayaan di dunia.
-
Btw, jadi ada golongan apa saja yang ada di Masyarakat Jawa Kuno?

Writer Sang Terpilih
Sang Terpilih at (11 years 16 weeks ago)

Kemarin aku sempat mendapatkan buku di perpustakaan sekolahku. Judulnya "Pengantar Sejarah Indonesia" kalau tidak salah, pengarangnya aku lupa. Aku membuka-buka dan sampai pada penjelasan tentang golongan-golongan masyarakat Jawa kuno. Salah satunya disebutkan "golongan shaman atau dukun". Aku tidak tahu kenapa, tapi di sana disebutkan dengan kata "shaman". Jadi aku menirunya, walau tanpa alasan yang kuat.

Writer 145
145 at (11 years 16 weeks ago)

>_< Pembukaan yang solid.
Hmm hmm pada akhirnya kurasa style pengarang lebih banyak berperan dalam memberi warna cerita. Kupikir penggunaan istilah asing, selama tidak berlebihan, tidak akan merusak cerita.
Yah daripada dukun, kupikir lebih baik shaman.