wacau : Comments

Writer wacau
wacau at (9 years 38 weeks ago)

karena memang bukan teruntuk waktu, lagian berkesan menye gitu pake teruntuk, padalan kan ingin ngadirin sisi konflik. kalok ": aku dan waktu" kan berasa singkat padat lewat trus bablas hahahaha ... :))

Writer Titikecil
Titikecil at (9 years 38 weeks ago)

ahaha :D kalau dilihat lg sih -mu cuma ada di bait 2 (kalo yg setelah (:) itu ga diitung) di kata kilahmu, dan kuyakin itu kata si-aku...karena lainnya penyebutan orang kedua itu kau atau engkau :P...
simpelnya yg tik tanyain itu kenapa ga dibikin kayak puisi teruntuk (misal ':kepada waktu', ato ': waktu' , ya tserah sih bentukannya mo yg mana soalnya kalo ini kek yg mau telling kisah si-aku dan si-waktu tp isinya bkesan 'curhatannya si -aku'.#eh?!
(ini buat mertahanin isi yg terlanjur nyuri, cuma greget krn setelah (:) itu bkesan ga pas aja...:P hehe peace!!!!

Writer wacau
wacau at (9 years 38 weeks ago)

aduh tik, maap sy ga dlm posisi sebagai pencerah nih khu khu khu. cuman kalok masalah "mu", iya "mu" itu ada yg punyanya "aku" dan ada yg punyanya "waktu". mana yg mananya pasti bisa diketuhui kalau berjodoh dengan kamsud bait 3 & 4. :D

Writer Titikecil
Titikecil at (9 years 38 weeks ago)

mmmm...adem meski bkesan suram...
tp kak Nan, -mu disana personifikasi dari waktu sebagai orang ke 2 kah? , kalau ya kenapa setelah titik dua tidak 'waktu' saja, biar kami pembaca bisa menjadi si-waktu yang si-aku maksudkan....#tp ga tau juga sih, mhn pencerahannya, krn pernah juga ada yg bilang kalo puisi juga mesti punya fokus terhdp tanda baca dan kata ganti, mungkin biar pesannya juga bisa nyampe dg tepat *semangat belajar*

Writer Reborn Initial
Reborn Initial at (9 years 38 weeks ago)

<<<<<<<< salah satu yang membuat kesal barangkali. Ahak hak hak hak
Misi rakyat jelata mau numpang lewat. *aduh kesandung, lupa lihat bawah*
Heuheuheu. piis-ang goreng.

Writer L. Filan
L. Filan at (9 years 38 weeks ago)

Terlanjur mampir ^^
Ini puisi toh... pantesan ga ngerti >.<
Baru tahu diakhir-akhir.

Writer wacau
wacau at (9 years 38 weeks ago)

bagi sya yg paling penting itu alasan dari sebuah pendapat. kalau alasannya ga disertakan, yo wis .. wassalaam hehe. di lapak saya orang boleh suka ato ndak suka. tp sy sangat menghargai kalau ada masukan yg kontruktif. kalo ga ada y gpp juga, toh kemampuan orang kan beda2.
*
kalau saya malah ga minat sama sekali untuk ngerti apa yg dimaksud "sudut pandang serangga"  meski kata itu diucap orang yg dianggap bijak.
(berasa anomali pada persepsi bijak, entahlah)
*
untuk msalah komentar, saya cape denger komen senada dari beberapa senior kekom. komen2 sekarang itu beginilah, begitulah, dan yg bilang gitu juga bisanya cuman mengeluh. tp sya yakin mas arsenal beda dg mereka2 itu. gimana kalo masnya dan temennya yg dianggap lebih bijak itu memulai gitu loh, tunjukkan gimana komen yg berkualitas, yg mendidik, dan bisa diterima secara baik ... biar kemudian jadi contoh untuk umat kekom lainnya.
*
saya ga kangen dengan masa lalu kekom. orang kan ga hidup di masa lalu, beretorika yg itu2 saja tapi ga bisa berbuat apa2 ya percuma.
*
tapi saya tetap berharap, ya sambil bantu2 semampu dan sesempat saya, moga kekom punya masa depan yg lebih baik.
piss brou. piss all. piss-ang. piss-sau. (pasti saya enggak bermaksud) piss-off.

Writer arsenal mania
arsenal mania at (9 years 38 weeks ago)

jadi ceritanya begini: saya baca ini, dan nggak dapet feelnya sama sekali. tapi baca kommentkommentnya jadi kesel sendiri. terus kutanya sama temen yang (kuanggap) lebih bijak, dan katanya: "dasar idiot, kamu kebanyakan melihat segala sesuatu dari sudut pandang serangga!"
setelah kupikirpikir lagi, saya ngerti yang dimaksud dengan mata serangga itu. saya nggak fokus sama karya karena terganggu sama kommentkomment yang bener nggak ada isinya.
(bukan bermaksud menghina, saya ngerti tidak semua orang punya kapasitas untuk mengomentari sesuatu (jenius kayak saya :p. plis ini serius!!), tapi masa sih nggak ada yang berniat berkomentar tentang karya dengan pengetahuan yang ada aja? dengan kapasitas yang mereka/kamu/kalian/kau/lu/you punya??
(mahap nih, jadi berkoar di sini. nggak ada maksud menghina siapapun. saya cuma kangen k.com jaman dulu yang isinya mahkluk yang hobi banget makimaki orang dengan komentar yang agak berisi meski kadang ngaco. piss brou. piss all. piss-ang. piss-sau. piss-off. ahak...ahak...ahak... piss)

Writer aries
aries at (9 years 39 weeks ago)

Keren :)

Writer Black Angel
Black Angel at (9 years 39 weeks ago)

"teriakan diam tentang ingin yang paling ingin." rawwwrr... jadi inget lagunya Alesana yg Beautiful in Blue, ada bagian lirik yg bunyinya "Silent scream..." lol